TribunJateng/
Home »

Jawa

Sujoko Tolak Sangkaan Putihkan Beras Pakai Zat Kimia, Ternyata . . .

Di gudang tempatnya mengolah beras, Sujoko biasa dibantu dua anak buahnya. Mulai dari proses pemolesan hingga pengepakan beras.

Sujoko Tolak Sangkaan Putihkan Beras Pakai Zat Kimia, Ternyata . . .
RICE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BLITAR - Sujoko sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemutihan beras oleh Polres Blitar, Jawa Timur.

Namun, pria 29 tahun yang tinggal di Desa Tepas, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, ini menolak disebut memutihkan beras menggunakan pemutih pakaian atau zat berbahaya.

"Saya hanya memoles beras dengan air putih yang diteteskan di mesin penggilingan. Tidak ada zat berbahaya seperti pemutih atau deterjen," kata Sujoko di kediamannya, pekan lalu.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait kasus yang membelitnya, pria ini memilih bungkam.

Dia mengaku hanya bisa pasrah atas kasus tersebut.

Sujoko sudah sekitar tiga tahun menjalankan bisnis beras.

Dia kulakan beras dari beberapa tempat penggilingan di kawasan Blitar dan Tulungagung, kemudian diolah lagi.

Di gudang tempatnya mengolah beras, Sujoko biasa dibantu dua anak buahnya.

Mulai dari proses pemolesan hingga pengepakan beras di gudang yang lokasinya berdempetan dengan tempat tinggalnya di Dusun Dawung.

Sampai akhirnya pada 29 Mei 2017, aktivitas di gudang tersebut terhenti ketika tim Satgas Pangan Polres Blitar melakukan penggerebekan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help