TribunJateng/

Pilkada 2018

Sudirman Said Siap Bertarung di Kandang Banteng, Ini Langkah-langkahnya

Keseriusan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng tinggal mencari kendaraan politik.

Sudirman Said Siap Bertarung di Kandang Banteng, Ini Langkah-langkahnya
youtube
Keseriusan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng tinggal mencari kendaraan politik. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keseriusan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng tinggal mencari kendaraan politik.

Sudirman Said pun tidak khawatir dengan julukan 'kandang banteng' bagi Jawa Tengah. Menurutnya, kini sosok yang bisa menyentuh hati rakyat dan membawa ide perubahan lebih diutamakan.

Kandang Banteng sendiri merujuk kekuatan politik PDI Perjuangan (PDIP) di Jawa Tengah yang sudah beberapa kali unggul dalam pemilihan kepala daerah. PDIP juga menjadi partai yang bisa mengusung sendiri calonnya.

"Yang direbut itu bukan menaklukkan siapapun, tapi sentuh hati rakyat," kata Sudirman di sela acara workshop bertajuk 'Masa Depan Baru Jawa Tengah' di Hotel UTC, Semarang, Minggu (30/7) malam.

Ia memahami untuk bisa dipilih rakyat memang masuk lewat partai politik, namun menurutnya figur pribadi juga penting sehingga 'warna' partai menurutnya bukan satu-satunya penentu.
"Saya tidak khawatir dengan warna-warni partai. Memang masuknya dengan partai politik, tapi figur juga penting," jelasnya.

Sudirman Said sendiri mengaku sudah berkeliling hampir separuh Jawa Tengah untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Pria asal Brebes, Jawa Tengah, itu juga sudah berkomunikasi dengan beberapa partai politik antara lain PKS, Gerindra, PAN dan PPP.

"Karena banyak sahabat di partai politik. Tidak menutup kemungkinan partai lain," tegasnya.
Ia menegaskan waktu untuk masuk ke Pilgub Jawa Tengah masih cukup jauh sehingga ada waktu untuk memikirkannya. Selain itu Sudirman juga masih berharap persetujuan dan 'panggilan'.

"Kalau dibutuhkan saya siap, tetapi saya membatasi diri dengan sikap terpanggil," ujarnya.
"Jalan masih panjang. Saya ulangi, saya bukan bagian partai politik. Tugas saya berikhtiar secara sehat, serius, bersungguh-sungguh dari panggilan itu," imbuh Sudirman.

Sementara itu,Waketum PAN Taufik Kurniawan mengatakan, sudah ada beberapa tokoh yang melakukan komunikasi dengan PAN terkait Pilgub Jateng. Sejumlah nama yang masuk dalam bursa cagub Jateng seperti politikus PKB sekaligus mantan Menteri Desa, Marwan Jafar, eks menteri ESDM Sudirman Said, Bupati Kudus Musthofa (PDIP), Waketum Gerindra Ferry Juliantono, termasuk petahana Ganjar Pranowo.

Taufik mengungkapkan, nama-nama tersebut sudah berkomunikasi dengan PAN. Selain itu juga ada nama lain seperti Ketua DPW Gerindra Jateng Abdul Wachid.

"Pak Marwan sudah ketemu dan komunikasi dengan ketum, Pak Zulkifli Hasan. Beberapa juga sudah menjalin komunikasi. Semua sudah. Pak Ferry sudah ketemu dan komunikasi. Pak Abdul Wachid Gerindra juga. Sudirman Said dan Marwan Jafar juga sudah. Termasuk dari PDIP sudah banyak yang komunikasi dengan PAN, dengan ketum," ucap Taufik, Senin (31/7) di Jakarta.

Hanya saja, PAN belum menjatuhkan pilihan kepada siapa dukungan akan diberikan. PAN sendiri membutuhkan kerja sama dengan partai lain atau koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Jateng.

Menurutnya, PAN cukup diperhitungkan di Jawa Tengah. Sebab geopolitik PAN di Jateng menurutnya sangat strategis. "PAN sangat diperhitungkan di peta politik Jateng," ungkapya.

Wakil Ketua DPR yang berasal dari Dapil Jateng ini menyebut dirinya ditugaskan oleh Ketum PAN, Zulkifli Hasan, untuk memonitor proses politik Pilkada Jateng bersama Hanafi Rais.

"PAN mempersilakan semua kandidat yang memiliki potensi dan pandangan membangun Jateng, PAN sangat mendukung dan membuka ruang untuk menjalin komunikasi politik. PAN selalu terbuka termasuk dengan PDIP. Nanti yang terpilih, siapa pun itu adalah gubernur seluruh rakyat Jateng, bukan gubernur salah satu partai," paparnya. (tribunjateng/cetak/dtk/aji)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help