TribunJateng/

Asyik, Ada Taman Lampion Jurug Tempat Rekreasi Berskala Nasional

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, bekerjasama dengan PT Cikal Bintang Bangsa Jakarta untuk mengelola taman baru yang sedianya akan menjadi tempat wi

Asyik, Ada Taman Lampion Jurug Tempat Rekreasi Berskala Nasional
tribunjateng/akbar hari mukti
JURUG - Suasana setelah penandatanganan kerjasama TSTJ dan PT Cikal Bintang Bangsa, disaksikan langsung oleh Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (2/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, bekerjasama dengan PT Cikal Bintang Bangsa Jakarta untuk mengelola taman baru yang sedianya akan menjadi tempat wisata malam hari.

Tempat tersebut akan dinamai Taman Lampion Jurug Solo.

Penandatanganan dilakukan di TSTJ dan disaksikan langsung oleh Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (2/8).

Agung Riyadi, Direktur PT Cikal Bintang Bangsa menuturkan, taman lampion jurug Solo akan berlokasi di sebelah utara danau TSTJ.

Agung menjelaskan, di dalam taman tersebut nantinya akan terdapat beberapa wahana.

"Di antaranya ada lampion, beberapa permainan bagi anak-anak, wahana air mancur menari dan ada restoran di tengah taman, dan masih banyak lagi," kata Agung.

Selain itu ia mengatakan, untuk menambah minat masyarakat untuk mencoba wahana tersebut, pihaknya bakal koordinasi dengan pihak TSTJ untuk memindah sebagian hewan yang ada ke taman wisata baru tersebut.

"Terutama adalah hewan-hewan yang aktivitasnya di malam hari seperti kelelawar dan lain-lain," jelasnya.

Ia mengatakan, dalam pengerjaan taman lampion jurug Solo itu, anggaran yang diperlukan sejumlah Rp 45 miliar.

"Dengan perincian 15 miliar adalah pembangunan tahap pertama dari hari ini hingga soft opening pada 25 Desember. Adapun target selesai adalah 2018 akhir," urainya.

Dalam membangun taman tersebut, ia menambahkan, pihaknya telah melalui serangkaian kajian yang mana tidak akan mengganggu kehidupan hewan saat pengerjaan dilakukan.

"Dinas Lingkungan Hidup juga sudah kami datangkan, dan masukan masukan mereka cukup positif bahwa pembangunan bisa dilakukan tanpa mengusik para satwa," urainya.

FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, ia ingin Solo dapat memiliki taman rekreasi yang berskala nasional.

"Biasanya taman seperti ini kan hanya melihat binatang saja, dengan penambahan lampion dan air mancur menari dan lain-lain, akan bisa membuat masyarakat dari Solo dan seluruh wilayah Indonesia bisa datang berkunjung," jelasnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help