TribunJateng/

Walikota Tegal Hj Siti Masitha: Lansia Jangan Dipandang sebagai Beban Keluarga

Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu,

Walikota Tegal Hj Siti Masitha: Lansia Jangan Dipandang sebagai Beban Keluarga
tribunjateng/humas Pemkot Tegal
Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, Rabu, (2/8). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, Rabu, (2/8).

Ribuan lansia dari berbagai elemen masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti apel dan senam bersama yang dipimpin Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno Bersama Wakil Walikota HM Nursholeh beserta Jajaran Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Sesaat usai senam dan apel bersama, rangkaian dilanjutkan penyerahan paket beras dan susu secara simbolis oleh walikota dan jajaran forkompimda kepada 35 orang penderita disabilitas yang masing-masing menerima 45 Kg beras dan 15 kaleng susu.

Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, Rabu, (2/8).
Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, Rabu, (2/8). (tribunjateng/humas Pemkot Tegal)

Penyerahan juga dilakukan kepada 62 orang lansia terlantar masing-masing 45 Kg beras dan 10 dus susu bubuk kemasan.

Usai penyerahan paket sembako, walikota beserta jajaran juga dihibur oleh penampilan Kelompok Lansia (Poksila) Lanjutkan Sehat yang menyanyikan beberapa lagu.

Walikota mengatakan, peringatan Hari Lanjut Usia diperingati karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat menghargai orang tua. Bangsa yang selalu mengutamakan ikatan kekeluargaan berlandaskan pada nilai-nilai luhur keagamaan dan budaya yang menghargai peran, dan kedudukan orang tua termasuk lanjut usia dalam keluarga dan masyarakat.

Dengan tema "Hidup Bermartabat di Usia Senja, Lanjut Usia Sejahtera" walikota mengajak untuk peduli terhadap nilai-nilai sosial yang menghargai keberadaan lanjut usia agar semakin melembaga di masyarakat.

"Lansia jangan dipandang sebagai manusia yang menjadi beban keluarga atau beban pembangunan. Sudah saatnya para lansia menjadi garda terdepan dalam memberikan nasihat dan himbauan agar anak cucu mereka melakukan perubahan yang fundamental, yaitu perubahan mental," ucapnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tegal telah menunjukkan komitmen pelayanan sosial terhadap lanjut usia.

"Berbagai upaya dan pelayanan yang telah dilakukan pemerintah terkait lansia, melalui kegiatan posyandu lansia dan pembentukan komisi lansia yang kita harapkan dapat menangani berbagai masalah yang mendasar terkait lansia," ucapnya.

Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, Rabu, (2/8).
Apel dan senam bersama meriahkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) ke 21 di Kota Tegal yang berlangsung di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal, Rabu, (2/8). (tribunjateng/humas Pemkot Tegal)

"Kota Tegal juga menjadi kota layak anak, bahkan telah mendapat penghargaan, maka kita berharap Kota Tegal menjadi kota layak lansia," pungkas walikota. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help