TribunJateng/

Pemkot Tegal Cek Abrasi di Pantai Muarareja, Hasilnya Seperti Ini

Petugas pemantauan pantai pesisir nampak mendokumentasikan pantai yang terkena dampak abrasi dan pengecekan tanaman sekitar pantai.

Pemkot Tegal Cek Abrasi di Pantai Muarareja, Hasilnya Seperti Ini
TRIBUN JATENG/IST
Kabul Pamujo ST, selaku Kasi. Pengendalian Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal memantau pesisir pantai Kota Tegal di Pantai Muarareja pada Selasa (8/8/2017).

Petugas pemantauan pantai pesisir nampak mendokumentasikan pantai yang terkena dampak abrasi dan pengecekan tanaman sekitar pantai.

Kabul Pamujo ST, selaku Kasi. Pengendalian Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, menyampaikan bahwa pemantauan tersebut salah satu tupoksi dari seksi Pengendalian Kerusakan Lingkungan.

‘’Iventarisasi kerusakan pantai kami lakukan setiap bulan, kerusakan lingkungan bisa perhari perdetik karena alam harus selalu di pantau,’’ papar Kabul.

Baca: Wow, Sembilan Desa di Batang Ini Punya Ambulans Sendiri

Dinas Lingkungan Hidup melakukan pantauan pantai Kota Tegal meliputi Pantai Muarareja, Pantai Mintaragen, Pantai Panggung, Pantai di Tegalsari.

Kabul menambahkan sejak 2008 ada bangunan pemecah gelombang atau growing sehingga abrasi relatif dapat tertahan.

‘’Abrasi tidak masuk terlalu ke dalam garis pantai, karena adanya pembangunan growing atau pemecah gelombang dari provinsi, yang meliputi pantai Muarareja hingga pantai Panggung’’, tambahnya.

Dikatakan Kabul, sebelum 2008 kondisi abarsi paling parah berada di pantai Muarareja, setelah ada pemecah gelombang mampu bertahan garis pantainya.

Baca: Gara-gara Gerobak Hijau, Polisi dan Pedagang Ini Adu Mulut, Ternyata Isinya . . .

Selain itu, DLH juga memantau tanaman disekitar pantai.

Pantauan berupa pemeliharaan dan kondisi terakhir tanaman sekitar pantai.

Keberadaan masyarakat yang membentuk kelompok juga memiliki peran dalam pemeliharaan tanaman di area pantai.

Pemanfaatan lahan untuk kegiatan pariwisata juga menandakan adanya kesinambungan antara masyarakat dan pemerintah.(tribunjateng/S.Mu’min/Wartabahari.com)

Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help