TribunJateng/
Home »

Jawa

Petani Tewas Tertembak Peluru di Pipinya Saat Melintas di Ladang Dekat Lapangan Tembak TNI

Menurut adik ipar Buwawi, Ngatijo, ladang yang digarap kakaknya dekat dengan lapangan tembak Gondomayit TNI AU.

Petani Tewas Tertembak Peluru di Pipinya Saat Melintas di Ladang Dekat Lapangan Tembak TNI
tribunjateng/Pendim 0716/Demak
Ilustrasi 

 TRIBUNJATENG.COM- Buwawi (50) warga Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang meninggal dunia diduga terkena peluru nyasar, Selasa (8/8/2017).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wib di ladang Dusun Pakel, Desa Baturetno, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Buawi diduga terkena pantulan peluru di dekat lapangan tembak Gondomayit TNI AU/Pangkalan Udara Abd Saleh, ternyata masih sempat berjalan.

Warga Dusun Pakel, Desa Baturetno, Kecamatan Singosari ini berjalan sekitar 1 kilometer dari ladang ke area proyek tol di kawasan itu.

Hal ini diungkapkan Kades Baturetno Mufid kepada sejumlah wartawan termasuk Surya.co.id (Tribunnetwork), Selasa (8/8/2017).

"Buawi ini masih sempat berjalan dalam kondisi berdarah. Ia bertemu dengan saudaranya di jalan. Jarak antara ladang sampai bertemu saudaranya itu sekitar 1 KM," ujar Mufid.

Buawi bertemu saudaranya bernama Mak Yah, di sekitar proyek tol.

Mak Yah lantas bertanya kepada Buawi, "Kenek opo kok getihen (kenapa kok berdarah?)," tanya Mak Yah ditirukan Mufid .

Melihat kondisi Buawi, Mak Yah hendak bergegas memberikannya minum.

Buawi menolak sambil berujar "pelor e ndek njero (pelurunya di dalam)".

Keluarga Buwawi menunggu proses otopsi jenazah di Kamar Mayat Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang, Selasa (8/8/2017). (surya/sri wahyunik)
Keluarga Buwawi menunggu proses otopsi jenazah di Kamar Mayat Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang, Selasa (8/8/2017). (surya/sri wahyunik) 

Setelah itu Buawi yang terkena peluru di bagian pipi itu roboh. Warga sekitar pun langsung membopong Buawi ke rumah Mufid yang berjarak sekitar 250 meter dari lokasi ambruknya Buawi.

"Saya langsung keluarkan mobil. Saat hendak dimasukkan ke mobil itu, dia menghembuskan nafas terakhir," ujar Mufid.

Suasana di kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Selasa (8/8/2017). (surya/sri wahyunik)
Suasana di kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Selasa (8/8/2017). (surya/sri wahyunik) ()

Maunya Mufid dilarikan ke RS terdekat. Karena meninggal dunia, jenazah Mufid dibawa ke KM RSSA.

Menurut adik ipar Buwawi, Ngatijo, ladang yang digarap kakaknya dekat dengan lapangan tembak Gondomayit TNI AU/Pangkalan Udara Abd Saleh.

"Katanya ada latihan nembak di situ. Terkena pipinya," ujar Ngatijo. (Surya)

Editor: a prianggoro
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help