TribunJateng/

SALUT, Tukang Jahit Difabel di Banjarnegara Ini Naik Haji Setelah Menabung 35 Tahun

Semenjak itu, ia hampir tak pernah ketinggalan untuk mengantarkan teman atau tetangganya berangkat haji, meski hanya sampai di alun-alun Banjarnegara

SALUT, Tukang Jahit Difabel di Banjarnegara Ini Naik Haji Setelah Menabung 35 Tahun
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Jemantar Muhamad Mansur, tukang jahit di Banjarnegara naik haji tahun ini setelah menabung puluhan tahun 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -Jemantar Muhammad Mansur (62), warga dusun Banagara RT 2/2 Dusun Banagara Desa Mantrianom, Bawang sampai sekarang masih sulit percaya, keinginannya menunaikan ibadah haji ke tanah suci bisa terlaksana tahun ini.

Keinginan itu telah ia pupuk sejak 40 tahun silam.

Semenjak itu, ia hampir tak pernah ketinggalan untuk mengantarkan teman atau tetangganya berangkat haji, meski hanya sampai di alun-alun Banjarnegara.

Air matanya selalu meleleh saat melepas calon jamaah haji ke tanah suci.

Baca: Harga Garam Tinggi Buat Perajin Telur Asin Brebes Galau, Harga Bakal Naik?

Ia sambil membayangkan, suatu ketika, ia lah yang akan diantar oleh teman dan para tetangganya berangkat ke tanah suci.

"Saya masih gak menyangka. Dulu saya suka mengantar, sekarang diantar. Saya bahagia dan bersyukur sekali,"katanya, Selasa (8/8/2017).

Jemantar Muhamad Mansur, tukang jahit di Banjarnegara naik haji tahun ini setelah menabung puluhan tahun
Jemantar Muhamad Mansur, tukang jahit di Banjarnegara naik haji tahun ini setelah menabung puluhan tahun (TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI)

Dilihat secara kasat mata, rasanya sulit dipercaya Jemantar bisa melunasi ongkos naik haji.

Ia bukanlah keluarga berada.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help