TribunJateng/

LIPUTAN KHUSUS

VIDEO - Indahnya Kota Lama Semarang di Mata Sineas, Mau Syuting di Sana?

"Di sini banyak sekal‎i pilihan seting yang sangat variatif dalam pembuatan film," katanya, kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - sineas lokal Semarang, Enggar Adibroto, kawasan Kota Lama Semarang sangat menarik untuk dijadikan lokasi syuting film, terutama film-film dengan seting sejarah tempo dulu.

"Di sini banyak sekal‎i pilihan seting yang sangat variatif dalam pembuatan film," katanya, kepada Tribun Jateng, baru-baru ini.

Dalam dunia produksi film, menurut dia, seting lokasi merupakan satu bagian yang cukup mahal. Sehingga, ketika mendapat lokasi yang sesuai dengan yang diharapkan, hal itu akan memangkas biaya produksi cukup signifikan.

"Membuat seting sendiri itu biayanya cukup mahal. Sementara di Kota Lama, hampir tiap gang mempunyai keunikan dan ciri khas tersendiri. Sehingga, ketika membutuhkan seting tempat berbeda, perpindahannya tidak jauh, dan sangat mudah dijangkau," tuturnya.

Baca: Hiii, Artis Cantik Ini Cerita Pernah Lihat Penampakan Saat Syuting di Kota Lama

Enggar menyatakan, kekayaan seting tempat di Kota Lama itu tak dimiliki kota-kota lain, seperti Jakarta dengan Kota Tua-nya.

"Ini karena Kota Lama dibangun secara bertahap, dan setiap bangunan itu tentu mewakili semangat zaman yang berbeda. Itu merupakan kekayaan dan keunikan Kota Lama," sambungnya.

Selain itu, Enggar menuturkan, akses jalan di kawasan berjuluk The Little Netherland itu cukup banyak. Sehingga, proses sterilisasi tempat syuting menjadi lebih mudah.

"Karena itu, ketika ada syuting tidak akan begitu mengganggu aktivitas masyarakat secara umum. Ketika satu jalan atau gang ditutup untuk syuting, masyarakat masih bisa menggunakan jalan lain sebagai alternatif. Hal semacam itu sangat memudahkan pembuatan film," jelasnya.

Baca: Debt Collector Ini Tepergok Curi Belasan Pakaian di Mal Salatiga, Ngakunya Seperti Ini

Enggar berujar, sterilisasi lokasi syuting juga membutuhkan pos biaya tersendiri. Terlebih, jika penutupan atau sterilisasi lokasi itu dirasa cukup mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Selain beberapa keunggulan tersebut, dia menambahkan, yang terpenting adalah proses perizinan untuk syuting film di kawasan Kota Lama saat ini sangatlah mudah‎ dan tak berbelit.

"Di sini perizinannya mudah. Karena di sini saya memandang, pemerintah kota welcome sekali dengan pembuatan film dengan seting Kota Lama," ucapnya.

Enggar mengungkapkan, sangat tertarik untuk membuat film dengan seting Kota Lama. Terlebih, melihat perkembangan terkini, Kota Lamaa terus berbenah, sehingga semakin banyak gedung yang bisa digunakan untuk background atau sekaligus seting yang unik.

"Ada banyak hal di Kota Lama yang itu tak diketemukan di ‎kota lain. Hal ini cukup menarik, dan memudahkan para sineas. Di Kota Lama, tak hanya seting suasana tempo dulu, tapi seting kehidupan pinggiran kota modern juga bisa didapat di sudut-sudut tertentu. Dari sisi produksi film, sebenarnya Kota Lama menyediakan banyak menu, tergantung kepentingan cerita," bebernya. (*)

Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help