TribunJateng/

KASUS NARKOBA

KISAH Emilia SMP Hamil Duluan, Ngepil dan Nyabu Bareng Suami Saat Anak Tidur

Sambil menangis dan rambut panjang hitam terurai menutupi wajah, Emilia (19) menceritakan kisah hidupnya penuh liku. Masih SMP sudah hamil duluan kemu

KISAH Emilia SMP Hamil Duluan, Ngepil dan Nyabu Bareng Suami Saat Anak Tidur
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Sambil menangis dan rambut panjang hitam terurai menutupi wajah, Emilia (19) menceritakan kisah hidupnya penuh liku. Masih SMP sudah hamil duluan kemudian nikah siri dan ngepil serta nyabu bareng suami. 

Emilia mengaku, suaminya tersebut mulai mengonsumsi sabu sejak 2017. Sebelumnya, suami juga pernah mengonsumsi obat-obat terlarang.

"Sebelum menikah, Arvian juga sudah ngepil. Saya juga ngepil sejak SMP," ujarnya.

Dia tidak marah lihat Arvian nyabu di hadapannya. Bahkan suaminya tersebut juga mengajaknya untuk menggunakan sabu bersama-sama.

"Saya diajari Arvian pakai sabu. Saya dan Arvian menggunakannya di rumah setelah anak dan orangtua tidur," ucapnya.

Emilia tak ingin orangtuanya dan anaknya mengetahui bahwa dirinya dan suaminya kecanduan sabu.

"Saya nyabu biar kuat melek. Saya menggunakan sabu dua hari sekali. Sabu itu didapat dari Arvian," ujarnya.

Emilia mengaku menyelundupkan sabu atas paksaan suaminya. Sebelumnya, ia diperintah suaminya untuk mengambil barang haram itu di depan klinik dokter di daerah Pamularsih.

"Barang sudah ditaruh tinggal ambil," tuturnya.

Sebenarnya dia menolak. Tapi karena dipaksa sang suami, akhirnya Emilia pun memenuhi permintaan itu. Padahal Emilia enggan berurusan dengan polisi.

Setelah menuruti kemauan suaminya, ia bergegas membeli nasi putih dan menyelibkan sabu di dalam makanan tersebut. Lalu bungkusan nasi itu diserahkan kepada petugas penjaga.

"Lalu saya pulang ke rumah. Saya sadar polisi akan bergegas menggerebek rumah," jelasnya.

Tak berselang lama, anggota Satres Narkoba Polrestabes Semarang datang ke rumahnya. Orangtuannya terkejut saat polisi menggerebek Emilia. (tribunjateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help