TribunJateng/

PSIS Semarang

Lawan PSIR Rembang Bisa Jadi Laga Terakhir PSIS di Jatidiri Musim Ini, Ini Alasannya

Untuk mengurangi antrean pihak Panpel membuka penjualan tiket di Stadion Citarum dan Toko AA yang berada di Pasar Bulu

Lawan PSIR Rembang Bisa Jadi Laga Terakhir PSIS di Jatidiri Musim Ini, Ini Alasannya
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI P
Pemain PSIS berfoto bersama sebelum latihan di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (20/06/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang siap menggelar pertandingan lanjutan Liga 2 melawan PSIR Rembang Sabtu (12/8) di Stadion Jatidiri pukul 15.30 WIB mendatang.

Sekitar 1.000 pendukung PSIR Rembang akan ditempatkan di tribun barat Stadion Jatidiri.

"Persiapan pertandingan sudah matang tinggal pelaksanaannya nanti, sekitar 1.000 suporter PSIR Rembang akan datang ke Semarang, dan kami akan tempatkan mereka di tribun barat," ujarnya Ketua Panpel Pujiyono kepada Tribun Jateng, Kamis (10/8/2017).

Dikatakannya pertandingan melawan Laskar Dampo Awang bisa jadi pertandingan terakhir di Stadion Jatidiri bagi PSIS musim ini.

"Surat dari dinas sudah turun, tanggal 14 Agustus mendatang Stadion Jatidiri akan direnovasi jadi pertandingan Sabtu mendatang bisa jadi merupakan pertandingan terakhir sebelum Satdion dibangun," terangnya.

Untuk mengurangi antrean pihak Panpel membuka penjualan tiket di Stadion Citarum dan Toko AA yang berada di Pasar Bulu.

"Untuk mengantisipasi antrean panjang kami juga menjual tiket pertandingan di Stadion Citarum dan Toko AA, tiket bisa dibeli Sabtu mendatang, kami juga memberikan diskon 10 persen di sana," tutur Puji.

Harga tiket dikatakan Puji tidak ada perubahan masih seperti harga sebelumnya.

"Untuk tribun timur Rp 25 ribu, tribun utara Rp 20 ribu, tribun barat Rp 50 ribu, dan VIP Rp 75 ribu, sedangkan tribun selatan tidak digunakan karena masih dalam tahap renovasi," katanya.

Ia menegaskan para suporter dilarang membawa senjata tajam, miras, dan bom asap.

"Saya selaku Panpel menegaskan agar para suporter tidak membawa benda yang dilarang oleh PSSI dalam pertandingan, seperti senjata tajam, miras, dan bom asap, saya yakin suporter sudah dewasa dan bisa mematuhi peraturan," pungkasnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help