TribunJateng/

KEREN, Agung Ciptakan Aneka Miniatur dan Robot Berbahan Sampah Elektronik

Meski satu kaki diamputasi tak menyurutkan semangat hidup Agung Setia Budi (41) warga Sumenepan Kauman Semarang. Bahkan berkat kreativitasnya, berhasi

KEREN, Agung Ciptakan Aneka Miniatur dan Robot Berbahan Sampah Elektronik
tribunjateng/magang UIN
Agung manfaatkan sampah elektronik jadi produk bernilai 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meski satu kaki diamputasi tak menyurutkan semangat hidup Agung Setia Budi (41) warga Sumenepan Kauman Semarang. Bahkan berkat kreativitasnya, berhasil mengolah sampah elektronik menjadi aneka miniatur dan mainan anak-anak.

Agung memanfaatkan sampah elektronik menjadi mainan yang bernilai ekonomis dan eksotis. Ayah dua anak itu telaten memilah dan mengolah sampah elektronik berupa botol minuman, bekas simcard, bekas wadah solasi, bekas wadah lem, tutup botol plastik dan lain-lain menjadi mobil-mobilan dan miniatur sepeda motor.

agung manfaatkan sampah elektronik jadi produk bernilai
Agung manfaatkan sampah elektronik jadi produk bernilai (tribunjateng/mahasiswa UIN magang)

Sejak 2014 dia memanfaatkan sampah yang dianggap sepele itu menjadi produk bernilai.

Ia pertama kali membuat miniatur vespa berukuran diameter 10 cm, selain itu ada juga miniatur mobil, tank, kapal laut, jeep, bahkan miniatur rumah.

Proses pembuatannya dirakit dari bekas simcard, yang dipotong membentuk pola yang sudah ditentukan. Lalu dirangkai dan ditempelkan menggunakan lem plastik. Semua proses tak jauh beda, hanya pembuatan polanya saja yang berbeda.

Jika ingin membuat mobil, ia mencari inspirasi dari internet, lalu menuangkan idenya pada barang bekas tersebut sehingga menjadi miniatur-minautur yang unik.

Membuat satu miniatur kecil seperti vespa, mobil tank, kapal laut, ia hanya memebutuhkan waktu beberapa jam saja.

Miniatur sepeda motor berbahan sampah elektronik
Miniatur sepeda motor berbahan sampah elektronik (tribunjateng/magang UIN)

"Asalkan ada bahan dan ide tidak perlu waktu lama untuk mengolahnya” ujar Agung kepada tribunjateng.com, Jumat 4 Agustus 2017,

Setelah piawai memanfaatkan sampah plastik kemudian dia pun mendayagunakan sampah elektronik jadi miniatur unik. Sebut saja bekas mouse, charger HP, setrika, handphone rusak dan lain-lain menjadi miniatur robot.

sebagainya. Ditangan agung, barang-barang tersebut bisa jadi sebuah miniatur rorbot yang menarik. Proses pengolahan barang elektronik bekas ini agak berbeda dengan sampah plastik. Karena perlu membongkar dahulu barang elektronik tersebut menjadi beberapa bagian, lalu baru merangkainya menjadi sebuah robot.

Waktu yang dibutuhkan pun tidak sebentar. Proses pembuatan satu robot bisa memakan waktu beberapa hari. Untuk mencari ide yang agak sulit.

Sampah elektronik disulap jadi barang menarik
Sampah elektronik disulap jadi barang menarik (tribunjateng/magang UIN)

Karena barang yang sudah berbentuk harus pas dan enak dilihat jika dirangkai. Ada lagi karya yang baru yaitu dari bahan jam tangan bekas yang dijadikan sebuah miniatur Harley Davidson.

Proses pembuatannya cukup rumit, karena harus membongkar dan pisahkan antara gelang jam dan jamnya sendiri. Proses bikin harley bisa memakan waktu 2-3 hari. Selain untuk penghias ruangan, juga bisa untuk jam, karena jam yang dirangkai tidak harus jam mati.

Miniatur dan robot mainan buatannya sudah dikirim ke beberapa kota di Indonesia misal Makassar, Bandung, Surabaya dan lain-lain. Harganya bervariasi, berkisar Rp 50 ribu. Tank seharga Rp 150 ribu. Sedangkan harley kisaran Rp 250 ribu hingga setengah juta rupiah. Jika berminat silakan cek di facebook Agung Setia Budi atau instagram @Trashure. (tribunjateng/ilham fathoni/mahasiswa UIN Magang).

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help