TribunJateng/

Natiem Gembira Dapat Bantuan Air Bersih dari Kapolres Cantik Banjarnegara

Polres Banjarnegara pun ikut turun tangan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang dilanda kekeringan.

Natiem Gembira Dapat Bantuan Air Bersih dari Kapolres Cantik Banjarnegara
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Kapolres Banjarnegara melayani warga peroleh air bersih di dusun Bulukuning, desa Kaliajir, Purwanegara, Jumat (11/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kekeringan yang terjadi di sejumlah desa di Banjarnegara bukan hanya menyita perhatian Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Polres Banjarnegara pun ikut turun tangan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang dilanda kekeringan.

Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Procillia Ohei hari ini, Jumat (11/8/2017), ikut mengirim bantuan air bersih sebanyak dua tangki ke warga di dusun Bulukuning, desa Kaliajir, Purwonegara untuk meringankan beban mereka.

"Berawal dari adanya informasi kekeringan di wilayah Purwanegara, kami langsung hubungi tangki milik pihak PDAM untuk distribusi air bersih," ucap Kapolres, Jumat (11/8/2017).

Baca: 15 Menit Sebelum Penutupan, Heru Sudjatmoko Kembalikan Formulir

Perhatian polisi ini bagian perwujudan dari semboyan Polisi TRESNO yang berarti, Temoto atau Tertata, Roso atau Rasa, Subyung atau Bekerjasama, Ngamanke atau Mengamankan dan Open atau Peduli.

Kapolres mengatakan, pihaknya dibantu Polsek jajaran Polres Banjarnegara akan melakukan dropping air bersih secara rutin pada wilayah Banjarnegara yang mengalami kekeringan.

Natiem, warga dusun Bulukuning mengungkapkan kegembiraannya lantaran memperoleh bantuan air bersih.

Wanita itu menceritakan, krisis air bersih di desanya membuat ia harus berjuang setiap hari untuk mendapatkan air bersih.

Medan pegunungan yang terjal berliku harus ia taklukkan untuk mencapai sumber mata air yang tersisa.

Baca: RESMI! Ganjar Pranowo Kembalikan Formulir Bareng Heru, Katanya : Dipasangkan Lagi Siap

"Cari air buat sehari-hari susah banget. Jalannya naik turun sungai, jalannya susah," imbuhnya.

M. Latful Fadli, Camat Purwonegara mengatakan, memasuki musim kemarau ini, ada lima desa di Kecamatan Purwonegara yang telah mengalami kekeringan, yaitu Desa Kaliajir, Pucung Bedug, Merden, Petir dan Kalitengah. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help