TribunJateng/

Perjuangan Warga Dusun Bulukuning Banjarnegara Dapatkan Air, Berkilometer Tapaki Perbukitan

Medan menuju sumber mata air dari rumahnya berjarak cukup jauh, sekitar 2 hingga 3 kilometer

Perjuangan Warga Dusun Bulukuning Banjarnegara Dapatkan Air, Berkilometer Tapaki Perbukitan
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Warga dusun Bulukuning desa Kaliajir, Purwanegara harus menempuh jarak jauh pada medan perbukitan untuk mendapatkan sumber air 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Dampak kekeringan sudah dirasakan oleh sebagian masyarakat di beberapa desa di Banjarnegara.

Surtiyah, warga Dusun Bulukuning desa Kaliajir Banjarnegara merasa kecapean.

Ia setiap hari harus menggendong tiga jerigen masing-masing berisi 20 liter air yang ia ambil dari sumber mata air di hutan dekat desanya.

Medan menuju sumber mata air dari rumahnya berjarak cukup jauh, sekitar 2 hingga 3 kilometer.

Untuk sampai ke sumber mata air, ia harus melewati medan berbukit nan terjal.

Dengan beban jerigen berisi air di punggungnya, langkahnya kian berat saat menapaki tanjakan perbukitan.

Warga dusun Bulukuning desa Kaliajir, Purwanegara harus menempuh jarak jauh pada medan perbukitan untuk mendapatkan sumber air
Warga dusun Bulukuning desa Kaliajir, Purwanegara harus menempuh jarak jauh pada medan perbukitan untuk mendapatkan sumber air (Tribun Jateng/Khoirul Muzaki)

"Sejak lebaran, tempat kami sudah kekurangan air. Sumur-sumur kering. Kami harus mencari sumber air yang jauh," katanya, Jumat (11/8)

Surtiyah pun mulai cemas lantaran sumber mata air yang biasa ia ambil itu debitnya semakin mengecil.

Padahal, jumlah warga yang ikut mengambil air di mata air itu terus bertambah seiring dengan kondisi cuaca yang semakin kering.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help