TribunJateng/

Eks Persab Brebes Tampil Ciamik, Timnas U-19 Cuma Bermain Imbang 2-2 Kontra PSS Sleman

Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia main imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/8/2017) malam.

Eks Persab Brebes Tampil Ciamik, Timnas U-19 Cuma Bermain Imbang 2-2 Kontra PSS Sleman
Twitter PSS Sleman
PSS Sleman menjamu Timnas U-19 di laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia main imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/8/2017) malam.

Capaian tersebut belum menjadi modal bagus bagi Rachmat Irianto dkk untuk tampil pada Piala AFF U-18 di Myanmar, September 2017 mendatang.

Bermain di bawah tekanan PSS serta pendukung fanatiknya, Timnas U-19 sempat grogi di awal babak pertama.

Akibatnya, anak asuh Indra Sjafri harus rela kebobolan pada menit ke-14 lewat kontribusi pemain anyar PSS jebolan Semen Padang, Mardiono.

Beruntung, mereka mampu bangkit dan mencetak gol penyama di menit ke-34.

Adalah Egy Maulana Vikri, eks penyerang Persab Brebes, yang menjadi pembangkit semangat skuat Garuda Nusantara.

Merasa lengah, PSS mencoba menerapkan permainan ketat. Jual beli serangan pun terjadi meski skor tetap bertahan 1-1 hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Memasuki paruh kedua, kedua tim sama-sama tampil terbuka. PSS, yang mendapat dukungan dari puluhan ribu suporter, berupaya membikin gol tambahan.

Namun, pada menit ke-48, justru Timnas U-19 kembali merobek jala Syahrul Trisna Fadillah melalui sumbangan Witan Sulaeman.

Unggul 1-2 tak membuat Timnas U-19 mengendorkan serangan. Berkali-kali, Egy mengobrak-abrik lini belakang Super Elang Jawa lewat aksi nan memukau.

Duet bek PSS, Waluyo dan Jodi Kustiawan, tampak kewalahan mengawal sang pencetak gol terbanyak Piala Soeratin 2016 itu.

Pada menit ke-90+3, PSS berhasil menutup laga kontra Timnas U-19 menjadi 2-2 lewat kaki Dave Mustaine.

Melihat hasil itu, Indra Sjafri menyatakan belum puas akan performa anak didiknya.

Ia merasa perkembangan teknik, fisik, serta mental para penggawa Timnas U-19 seharusnya masih bisa lebih berkembang. (tribun jogja/amalia fathonaty)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help