TribunJateng/
Home »

Bisnis

» Mikro

Kementerian BUMN Tinjau Kesiapan Logistik Semen di Papua, Agustus Ini Mulai Pengiriman

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan peninjauan kesiapan logistik ke daerah tersebut

Kementerian BUMN Tinjau Kesiapan Logistik Semen di Papua, Agustus Ini Mulai Pengiriman
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Kementerian BUMN bersama lima BUMN melakukan peninjauan pelabuhan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persoalan disparitas harga semen di Papua akan segera berakhir. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan peninjauan kesiapan logistik ke daerah tersebut.

Peninjauan dilakukan ke terminal Cargo Bandara Mozes Kilangin dan pelabuhan Pomako. Kementerian BUMN juga melakukan peninjauan ke toko- toko pengecer di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena.

Realisasi program semen harga terjangkau di papua ini hasil dari sinergitas lima BUMN yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelni (Persero), PT Pelindo IV (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero).

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, pada Agustus ini pengiriman semen dengan harga terjangkau ke papua tiba di Pelabuhan Timika.

"Secara prinsip semua logistik sudah siap, mulai dari semen, pelabuhan, bandara serta pesawatnya, toko pengecer juga siap. Bulan ini (Agustus--red) mulai pengiriman," kata Fajar, dalam rilisnya kepada Tribun Jateng, Sabtu (12/8/2017).

Ia menuturkan, pada prinsipnya pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada mendapatkan pelayanan yang sama. Untuk itu pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakyat.

Saat peninjauan di Kabupaten Puncak Jaya, Bupati Puncak Jaya, diketahui mahalnya harga semen di Puncak Jaya yang mencapai Rp 2 juta per zak membuat pembangunan terhambat.

"Bisa dilihat bangunan-bangunan di kota Mulia Puncak Jaya itu tidak ada bangunan bertingkat seperti yang ada di daerah lain. Ini akibat mahalnya harga semen, sehingga konstruksi bangunan adalah dari kayu, termasuk bangunan kantor pemerintah daerah," paparnya.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya tahun 2017 mencapai 2000 ton pertahun, sedangkan proyeksi tahun 2018 mencapai 3600 ton pertahun. Penyerapan tertinggi pada proyek proyek pemerintah yang mencapai 3000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat

Halaman
12
Tags
BUMN
Semen
Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help