TribunJateng/

Tragis, Posisinya Tersungkur Memeluk Tiang, saat Ditemukan Tukang Becak Tua Ini Sudah Meninggal

Usai salat, ia bersama rekannya memiliki inisiatif untuk melihat lagi pak becak tersebut

Tragis, Posisinya Tersungkur Memeluk Tiang, saat Ditemukan Tukang Becak Tua Ini Sudah Meninggal
(Foto ist : Agus Wijayanto).
Sesosok mayat yang ditemukan di Jalan Patehan Lor No.8, tepatnya di depan rumah warga setempat. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sesosok mayat ditemukan di Jalan Patehan Lor nomor 8, Patehan, Kraton, Yogyakarta, Sabtu (12/8/2017) pagi tadi.

Sesosok mayat tersebut, ditemukan berada di depan sebuah rumah milik seorang setempat yang tengah dibangun.

Posisinya seperti sedang memeluk tiang.

Agus Wijayanto (56), Ketua RW 04, Patehan mengatakan, awal mula penemuan mayat tersebut, saat dirinya beserta rekannya akan melakukan ibadah salat Subuh di musala Al-Ishlah pagi tadi.

Saat pertama melintas, ia bersama rekannya tidak menaruh curiga sama sekali, karena memang menurutnya sesosok mayat yang berprofesi sebagai tukang becak ini kerap tidur di sekitaran Jalan Patehan Lor.

"Awalnya kami mau salat Subuh di musala, kemudian waktu kami berangkat lihat pak becak. Biasanya pak becak itu tidur didalam becaknya, tapi kok ini tersungkur di lantai. Mungkin kecapekan, jadi kami jalan saja," katanya.

Usai salat, ia bersama rekannya memiliki inisiatif untuk melihat lagi pak becak tersebut.

Karena ia merasa ada yang aneh dengan tukang becak tersebut, posisi tidurnya masih sama dan tidak kembali ke dalam becaknya.

"Saya tepuk-tepuk badannya kok tidak bangun-bangun. Posisinya tengkurap dengan muka nempel lantai, saya panggil tetangga ternyata memang sudah tidak bernyawa," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help