TribunJateng/

Apakah PDIP Akan Usung Ganjar Pranowo Lagi? Begini Penjelasan Sekjen Hasto Kristiyanto

Hingga hari ini, PDIP belum memutuskan apakah akan kembali mengusung Gubernur Jateng tersebut atau memilih figur baru.

Apakah PDIP Akan Usung Ganjar Pranowo Lagi? Begini Penjelasan Sekjen Hasto Kristiyanto
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ganjar Pranowo mengembalikan formulir bakal calon Gubernur Jawa Tengah di kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Jumat (11/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengakui sosok Ganjar Pranowo yang sempat disebut terkait kasus korupsi e-KTP menjadi salah satu pertimbangan dalam Pilkada Jawa Tengah 2018.

Hingga hari ini, PDIP belum memutuskan apakah akan kembali mengusung Gubernur Jateng tersebut atau memilih figur baru.

"Ya, tentu saja itu menjadi pertimbangan tapi kami melihat bahwa itu sudah dilakukan klarifikasi oleh Pak Ganjar Pranowo," kata Hasto di sela acara Kursus Politik Pancasila di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017).

Meski belum menetapkan calon, peluang Ganjar untuk kembali diusung PDI-P dalam Pilgub Jateng cukup besar.

Hasto menuturkan, tradisi PDI-P selalu memberikan kesempatan bagi kepala daerahnya untuk menjabat dua periode selama bisa membuktikan komitmen kerakyatannya.

Komitmen tersebut ditunjuKkan dengan aspirasi positif dari warga yang dipimpinnya.

"Incumbent mendapatkan skala prioritas untuk dicalonkan meski itu bukan jaminan," tuturnya.

Oleh karena itu, PDIP saat ini juga terus mengevaluasi kepemimpinan Ganjar di Jateng.

Menurut Hasto, PDIP berpandangan perubahan tak cukup ditunjukkan dengan lima tahun kepemimpinan.

Setidaknya, diperlukan dua periode masa jabatan.

"Kami tahu perubahannya (di Jateng) sangat fundamental," ujar dia. (kompas.com/nabilla tashandra)

Berita ini telah tayang di situs Kompas.com dengan judul: PDI-P Akui Kasus E-KTP Jadi Pertimbangan Usung Ganjar Pranowo

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help