TribunJateng/

HUT Kemerdekaan RI

Ingin Rayakan Hari Kemerdekaan di Gunung Merapi? Pendaki Hanya Boleh Sampai Pos Pasar Bubrah

Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) merekomendasikan pendakian merayakan HUT Kemerdekaan RI hanya sampai pos Pasar Bubrah.

Ingin Rayakan Hari Kemerdekaan di Gunung Merapi? Pendaki Hanya Boleh Sampai Pos Pasar Bubrah
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
Keindahan Gunung Merapi terlihat dari jalur pendakian Gunung Merbabu. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Gunung Merapi menjadi satu tempat favorit pendaki gunung merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Terkait hal tersebut, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) merekomendasikan pendakian hanya sampai pos Pasar Bubrah.

Selain itu, jumlah pendaki juga dibatasi dari kedua jalur pendakian.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Ammy Nurwati menyampaikan, berdasarkan data evaluasi pemantuan instrumental dan visual yang dilakukan BPPTKG per 4 Agustus 2017, status aktivitas Gunung Merapi saat ini dalam tingkatan normal.

"Tidak terdapat indikasi akan adanya peningkatan aktivitas yang dapat mengancam keselamatan manusia di luar radius 2 km dari Puncak Merapi," ujar Ammy dalam surat pengumuman tertanggal 7 Agustus 2017.

Di Gunung Merapi terdapat dua jalur pendakian resmi, yakni jalur pendakian Selo di Boyolali dan Jalur pendakian Sapuangin di Klaten.

"Pendakian Gunung Merapi hanya diperkenankan sampai pos Pasar Bubrah. Mengingat kondisi morfologi puncak Merapi yang tidak aman untuk beraktivitas dan ancaman bahaya letusan freatik yang masih mungkin terjadi," urainya.

Berdasarkan daya tampung area perkemahan di Pasar Bubrah dan Jalur pendakian, ditetapkan kuota maksimal pendakian sejumlah 2.650 orang.

"Sebanyak 2.500 orang pendaki untuk jalur Selo dan 150 orang pendaki untuk Sapuangin, selama 15 Agustus hingga 17 Agustus 2017," tuturnya.

Para pendaki, lanjut Ammy, diminta tidak beraktivitas di sekitar stasiun-stasiun pemantuan dalam radius 50 meter. Sebab, dapat menganggu fungsi sensor pemantuan dalam mendeteksi aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Pendaki juga diwajibkan melakukan registrasi dan pelaporan pendakian di tempat yang telah ditentukan. Yakni, Base Camp Barameru di Selo, Boyolali, dan Base Camp Sapuangin, di Tegalmulyo.

"Para pendaki diwajibkan menjaga kebersihan Gunung Merapi, tidak meninggalkan sampah dan tidak melakukan vandalisme," tegasnya.

Pelanggaran atas ketentuan-ketentuan terkait pendakian Gunung Merapi, dan pengelolaan kawasan konservasi secara umum akan diberikan sanksi sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Minggu (13/8/2017), dengan judul: HUT RI, Pendakian Gunung Merapi Hanya sampai Pos Pasar Bubrah

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help