TribunJateng/

Lagu Terajana Bikin Siti Atikoh Ikut Bergoyang di Festival Jalan Tol Ruas Bawen-Salatiga

Lagu Terajana Bikin Siti Atikoh Ikut Bergoyang di Festival Jalan Tol Ruas Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017).

Lagu Terajana Bikin Siti Atikoh Ikut Bergoyang di Festival Jalan Tol Ruas Bawen-Salatiga
tribunjateng/deni setiawan
Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Belum juga melepas lelah seusai mendampingi sang suami bersepeda mengikuti funbike jarak jauh sekitar 35,2 kilometer, Siti Atikoh sesaat naik ke panggung, lantas turut serta bergoyang saat seorang peserta yang ditunjuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono untuk bernyanyi.

Istri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu pun tampak luwes mengikuti irama lagu berjudul Terajana yang dinyanyikan seorang peserta funbike dalam gelaran Festival Jalan Tol Ruas Bawen-Salatiga yang dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017).

Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN)

Suasana pun semakin meriah, karena di sepanjang lagu tersebut secara khusus diiringi sang menteri yang ngedrum. Tak mau kalah melihat sang istri yang secara spontan turut serta memeriahkan suasana menjelang siang itu, Ganjar pun ikut bergoyang meskipun tidak seluwes sang istri.

Tidak hanya sampai di situ, berbekal beberapa kartu elektronik toll (e-toll) sebagai hadiahnya, Basuki Hadimuljono pun berhasil memancing beberapa peserta lainnya untuk ke panggung dan bernyanyi. Seusai Terajana, request selanjutnya adalah lagu Bento (Iwan Fals).

Gaya rocker pun diperlihatkan peserta dan kembali lagi, terlihat kemeriahan serta antusias ribuan peserta untuk turut berjoget. Dan masih sama, Basuki lebih memilih menabuh drum, ketimbang ditunjuk pewara untuk bernyanyi. Setidaknya ada tiga lagu yang diiringinya. Terakhir adalah lagu berjudul Pergi Pagi Pulang Pagi yang biasa dibawakan Band Armada.

Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN)

Ya, itu adalah sekelumit gambaran kemeriahan yang tampak dalam acara yang digelar PT Jasa Marga bersama Kementerian PUPR RI sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengeksplore ruas tol sepanjang sekitar 17,6 kilometer, yang diinformasikan pada akhir Agustus 2017 ini bakal resmi dioperasionalkan.

Setidaknya ada empat jenis kegiatan yang total peserta mencapai sekitar 4.500 orang itu, yang dilaksanakan mulai pukul 05.00 hingga pukul 10.00. Yakni lomba lari berjarak 21 kilometer, sepeda santai jarak jauh berjarak 35,2 kilometer, sepeda santai jarak pendek berjarak 22,7 kilometer, dan jalan santai berjarak 5 kilometer.

Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017
Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017 (tribunjateng/deni setiawan)

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengungkapkan rasa terimakasih atas partisipasi masyarakat dalam event khusus yang tidak hanya diikuti peserta dari Kota Salatiga, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Kota Semarang, Sukoharjo, Jakarta, hingga Yogyakarta tersebut.

“Ini kami gagas sekaligus untuk membranding secara khusus terhadap tol yang populer dengan panoramiknya. Yang sempat mencuri perhatian publik karena disamakan seperti gerbang tol di Swiss. Karena itu kami buat acara dan beri kesempatan untuk kembali mengeksplorenya,” ucapnya.

Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Funbike menempuh 35,2 kilometer di Festival Jalan Tol Bawen-Salatiga dipusatkan di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (13/8/2017) diikuti dihadiri juga oleh Gubernur Ganjar Pranowo beserta Siti Atikoh sang istri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN)

Desi menambahkan, dan ini merupakan kesempatan terakhir bagi masyarakat umum melintasi ruas Tol Bawen-Salatiga yang merupakan Ruas Tol Seksi III Semarang-Solo. Sebab, setelah ini tidak ada lagi yang akan diizinkan masuk baik pejalan kaki, pesepeda, maupun kendaraan bermotor lainnya.

“Dalam waktu dekat ini ruas tol ini akan dioperasionalkan secara resmi. Hanya tinggal menghitung hari. Karena itu harus diclearkan dan saat ini pula masih dilakukan uji laik oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Termasuk juga bagi mereka yang akan berswafoto (selfie) berbackground Gunung Merbabu, sudah tidak bisa lagi,” ucapnya.

Terpisah, Ganjar Pranowo mengungkapkan kesenangannya dapat melihat antusias masyarakat dalam kegiatan ini. Meskipun apa yang diincarnya, ternyata sedang tertutup kabut (awan tebal) sehingga Gunung Merbabu tidak terlihat jelas.

“Semoga ini menjadi bagian semangatnya Indonesia melalui kegiatan yang digagas PT Jasa Marga dan Kementerian PUPR RI. Ruas Tol Bawen-Salatiga ini merupakan karya bangsa untuk rakyat. Khususnya dalam hal penyediaan sarana prasarana transportasi di Indonesia. Dan ruas tol ini adalah ruas terindah di dunia,” tegas Ganjar.

Selain keempat kegiatan utama itu, di sela waktu pun diserahkan secara simbolis sebanyak 3.665 bibit rambutan raffia kepada tiga daerah yang berada di sekitar Ruas Tol Bawen-Salatiga. Yakni kepada masyarakat Desa Ujung-Ujung Kecamatan Pabelan, Desa Nyamat, dan Desa Barukan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help