TribunJateng/

HUT Kemerdekaan RI

Wajah Bung Karno dan Bung Hatta Warnai Dinding Kampung Pelangi

Mural wajah Bung Karno dan Bung Hatta menghiasi dinding gedung RW 9 di Kampung Pelangi, Kelurahan Merjosari, Kota Malang.

Wajah Bung Karno dan Bung Hatta Warnai Dinding Kampung Pelangi
KOMPAS.com/Andi Hartik
Sejumlah pelukis merampungkan mural sosok Bung Karno dan Bung Hatta di Kampung Pelangi, RW 9 Kelurahan Merjosari, Kota Malang, Sabtu (12/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Gambar di dinding bangunan setinggi lima meter itu hampir sempurna, Sabtu (12/8/2017). Dua sosok yang sedang digambar menunjukkan bahwa para seniman sedang melukis wajah Soekarno alias Bung Karno dan Moh Hatta alias Bung Hatta.

Sementara, di tengah keduanya ada gambar burung Garuda dan di bagian pojok kiri bawah terdapat teks proklamasi berformat mirip seperti aslinya.

Dinding itu merupakan tembok gedung RW 9 Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Mural itu khusus dibuat untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Sebelum 17 Agustus sudah harus selesai semua," kata Alisa Hayatun Nufus, mahasiswa semester 3 Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang (UM).

(Baca: Bule Cantik Asal Inggris Kepincut Keindahan Kampung Pelangi Semarang)

Ada sejumlah elemen yang turut mewujudkan mural pahlawan kemerdekaan itu. Di antaranya, warga setempat, sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dan mahasiswa dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

Ketua RW 9 Kelurahan Merjosari, Suryo Tri Harjanto, mengaku, sengaja menghadirkan mural pahlawan bagi warga.

Selain untuk menyambut HUT KemerdekaanRI, mural itu juga untuk mempersiapkan RW yang memiliki 9 RT itu sebagai kampung tematik, yakni Kampung Pelangi.

Ada sejumlah alasan pihaknya memberi nama Kampung Pelangi. Alasan utama, kampung tersebut dikatakannya sebagai Indonesia mini yang terdiri dari beragam suku.

Sebab, penghuni RW 9 rata-rata merupakan pendatang di Kota Malang. Mereka datang dari sejumlah daerah di Indonesia yang memiliki latar suku dan agama yang berbeda.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help