TribunJateng/

Harga Garam Akan Terus Turun, Ini Sebabnya

Sebelumnya, harga pertombong mampu menembus angka Rp 350 ribu pertombong

Harga Garam Akan Terus Turun, Ini Sebabnya
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Seorang petani garam Kedung, Kabupaten Jepara sedang mengumpulkan garam di tengah tambak untuk dipanen, Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Harga garam di kalangan petani akan terus mengalami penurunan.

Hal itu lantaran impor garam yang dilakukan pemerintah membuat garam lokal tersingkir di pasaran.

Lafiq, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tirta Petani mengatakan, saat ini harga garam Rp 2 ribu perkilogram. Padahal, satu bulan yang lalu harga garam bisa menbus angka Rp 3.500 perkg.

“Ya penyebab turunnya harga garam petani karena impor garam oleh pemerintah,” kata Lafiq juga sebagai petani garam di Kedung, Jepara kepada Tribun Jateng, Rabu (16/8/2017).

Menurutnya, harga garam akan terus mengalami penurunan selama kebijakan impor garam terus berlanjut.

“Kemungkinan masih akan terus turun selagi masih ada impor,” kata Lafiq.

Saat ini, kata dia, harga garam di tingkat petani mencapai Rp 150 ribu pertombong (80 kilogram). 

Sebelumnya, harga pertombong mampu menembus angka Rp 350 ribu pertombong.

Dia menuturkan, meski mengalami penurunan, harga garam saat ini tergolong masih tinggi dibanding dengan harga saat panen tahun lalu.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help