Inilah Penyebab Kematian Wanita Bertato yang Ditemukan di Hutan Pinus Brebes

Polisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban. Hasil autopsi korban oleh RSUD Brebes juga menjadi bahan penyelidikan.

Inilah Penyebab Kematian Wanita Bertato yang Ditemukan di Hutan Pinus Brebes
IST
Jenazah perempuan bertato ditemukan tergeletak di hutan pinus Dukuh Tuksirah, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Brebes, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kepolisian masih belum menemukan pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita bertato.

Jasad korban ditemukan di hutan pinus Tuksirah di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Brebes, beberapa waktu lalu.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto menegaskan kasus ini masih terus dalam penyelidikan.

"Sampai saat ini, kami masih dalami kasus penemuan jenazah tersebut," ucap Sugiarto, Rabu (23/8/2017).

Polisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban.

Hasil autopsi korban oleh RSUD Brebes juga menjadi bahan penyelidikan.

"Kami masih meminta keterangan keluarga korban. Kemudian saksi-saksi dari warga sekitar hutan yang menemukan mayatnya," terangnya.

Dia menjelaskan, ada warga yang melihat satu unit mobil berhenti tak jauh dari lokasi kejadian.

Tak berapa lama kemudian ditemukan tubuh wanita penuh tato tergeletak di hutan pinus Tuksirah.

AKBP Sugiarto menerangkan, korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh pelaku yang menggunakan benda tumpul.

Dugaan itu berdasarkan keberadaan sejumlah luka di sekujur tubuh, mulai dari kepala, kaki hingga tangan.

"Indikasinya memang ke arah sana (pembunuhan), korban kekerasan berupa pemukulan menggunakan benda tumpul," kata eks-Kapolres Rembang itu.

Tak lama setelah ditemukan, identitas jenazah itu terungkap berdasarkan hasil identifikasi sidik jari.

Korban bernama Desti Pratika (27), warga Jalan Salam RT 5 RW 3, Kelurahan Kepudang, Kecamatan Binangun, Cilacap.

Jasadnya sudah diambil keluarga setelah diautopsi di RSUD Brebes. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved