TribunJateng/

Pakai Youtube Go Bisa Nonton Video Lancar Meski Koneksi Lemah

Setelah sukses meluncurkan Youtube Offline di Indonesia pada 2014 lalu, kini Google sedang mempersiapkan untuk segera menghadirkan produk fitur terbar

Pakai Youtube Go Bisa Nonton Video Lancar Meski Koneksi Lemah
TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN
YOUTUBE GO - Head of Youtube Marketing for Next Billion User, Zuber Mohammed memperkenalkan Youtube Go yang dalam waktu dekat ini bakal hadir di Indonesia. Produk tersebut diumumkannya dalam gelaran Google for Indonesia 2017 di Jakarta, Kamis (24/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Setelah sukses meluncurkan Youtube Offline di Indonesia pada 2014 lalu, kini Google sedang mempersiapkan untuk segera menghadirkan produk fitur terbarunya bernama Youtube Go.

Sebuah aplikasi seluler Youtube yang didesain khusus untuk memberikan akses menonton video secara lebih hemat data atau ramah kouta, tetapi diklaim tetap relevan dan sosial secara lokal. Dari aplikasi itu pula diyakini tetap dapat membantu pengguna saat menyimpan maupun menonton video secara lancar meskipun koneksi sedang lemah.

Hal tersebut disampaikan Head of Marketing for Next Billion Users, Zuber Mohammed dalam acara Google for Indonesia 2017 di Jakarta kemarin, Kamis (24/8/2017).

Dia pun mengutarakan, melalui aplikasi itu pengguna dapat mengetahui berapa besar atau banyak data yang bakal dihabiskan untuk menonton video pilihannya.

Baca: BEGINI Cara Google Mengecek Foto, Video Apakah Hoax, Asli atau Palsu, Baru ataukah Lama

“Desain ulang aplikasi seluler Youtube tersebut sudah kami luncurkan di India pada 2016 lalu dan di Nigeria pada Juli 2017 lalu. Kini, dalam waktu dekat ini akan kami hadirkan di Indonesia. Persembahan spesial untuk para pengguna Youtube dari generasi milenial,” kata Zuber.

Kepada Tribunjateng.com Kamis (24/8/2017), Zuber menggambarkan maksud dari transparansi jumlah penggunaan kouta data. Di saat pengguna mengklik video dari aplikasi Youtube Go tersebut, tersaji di samping video berupa informasi tentang jumlah kouta yang dibutuhkan untuk menonton video baik untuk video kategori low quality maupun standard quality.

“Ada dua pilihan juga. Video tersebut hendak ditonton atau disimpan (save). Sebelum ditonton, Youtube Go tersebut akan menampilkan terlebih dahulu pratinjau videonya, apabila pengguna mengetap thumbnail. Sehingga yang bersangkutan memperoleh gambaran sebelum diputuskan untuk ditonton, disimpan, atau tidak,” ucapnya.

Fitur lain, lanjutnya, yang menurutnya penting yakni melalui Youtube Go tersebut, pengguna dapat membagikan video kepada teman maupun keluarga yang berada di sekitar lokasi tanpa harus menggunakan paket data. Secara otomatis pula, video tersebut terkirim serta diterima seketika secara offline.

Baca: Guru-guru Muda Bisa Mendunia Lewat Program Google Indonesia Android Kejar

“Terdapat fitur User Interface, sehingga dapat dimanfaatkan pula oleh mereka pemilik ponsel pintar (smartphone) berkapasitas low end phones (rendah). Sehingga tidak ada lagi kekhawatiran pengguna soal kouta maupun keterbatasan jaringan ataupun koneksi Wifi untuk dapat menikmati video-video ke depannya,” jelas Zuber.

Dia berharap, melalui produk yang dikembangkan tersebut, dapat semakin banyak orang di Indonesia untuk melihat maupun bercerita banyak kisah yang mengagumkan sekaligus pula menginspirasi lebih banyak kreator di generasi milenial dalam menjangkau para audiens baru ke seluruh dunia, melalui Youtube Go tersebut.

“Youtube Go versi beta akan tersedia dalam beberapa bulan ke depan di Indonesia. Kepada para pengguna, kami harapkan dapat memberikan masukan guna penyempurnaan produk tersebut sebelum diluncurkan lebih luas lagi. Jika ingin menjadi orang pertama yang bisa merasakan aplikasi tersebut, silakan bisa daftarkan diri di youtubego.com/signup,” terangnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help