Guru Mengaji Jokowi Wafat, Hari Ini Dimakamkan
Hal itu diketahui dari penjelasan puteri sulung KH Agung, Azqa, saat dihubungi TribunSolo.com di ponselnya, Sabtu (26/8/2017) pagi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Junianto Setyadi
TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Jenazah almarhum KH Agung Syuhada (47) akan dimakamkan di kompleks pondok pesantren (Ponpes) sekaligus rumahnya, yaitu Ponpes Kholifatullah Singudiro, di Laban, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.
Hal itu diketahui dari penjelasan puteri sulung KH Agung, Azqa, saat dihubungi TribunSolo.com di ponselnya, Sabtu (26/8/2017) pagi.
KH Agung Syuhada semasa hidup dikenal sebagai mantan anggota F-PPP DPRD Solo dan dikenal pula sebagai guru mengaji keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menuruts Azqa, lokasi pemakaman sudah disiapkan sang ayah semasa hidup.
Baca: Antonio Conte Deg-degan Tahu Hazard Perkuat Timnas Belgia Dalam Kondisi Cedera
"Nanti dimakamkan jam dua siang, di tempat yang sudah disiapkan abi (ayah, Red) sendiri," katanya sambil menahan tangis.
Dia menambahkan, Agung meninggal dunia diduga karena kelelahan dan akibat beberapa macam penyakit, termasuk gula.
"Sakit ada beberapa, termasuk gula," ucapnya.
Baca: Disebut Terkait First Travel, Pengelola Resto Nusa Dua di Inggris Ungkapkan Fakta Ini
Azqa juga mengatakan bahwa sang ayah sebenarnya meninggal dunia di rumah, bukan di Rumah Sakit (RS) Kustati Solo.
"Tadi sekitar jam dua pagi meninggal dunia di rumah, kemudian untuk memastikan kami membawa abi ke Rumah Sakit Kustati," katanya.
Menurut Azqa, setelah pihak RS memastikan Agung meninggal, keluarga membawanya pulang, sekitar pukul 04.30 WIB.
Adapun jarak RS Kustati Solo dengan rumah sekaligus ponpes Agung relatif tidak jauh, sekitar dua kilometer. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/guru-mengaji-jokowi_20170826_094328.jpg)