TribunJateng/

Keracunan Makanan? Kenali Gejala dan Ketahui Cara Mengatasinya

Penyebabnya beragam, bisa karena makanan yang dimasak kurang matang atau makanan tercemar bakteri.

Keracunan Makanan? Kenali Gejala dan Ketahui Cara Mengatasinya
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus keracunan makanan cukup sering terjadi di sekitar kita.

Penyebabnya beragam, bisa karena makanan yang dimasak kurang matang atau makanan tercemar bakteri.

Penyebab keracunan makanan atau sering disebut gastroenteritis adalah bakteri (semisal Salmonella, E.coli, Campylobacter) atau virus (norovirus).

Bakteri atau virus tersebut bukan saja berasal dari makanan yang kita asup.

Bisa juga dari kontak dengan orang yang terinfeksi atau tidak mencuci tangan setelah keluar dari toilet.

Gejala keracunan makanan sangat bervariasi, dari yang sangat ringan (sakit perut) hingga yang paling parah (demam dan diare nonstop), tergantung pada jenis cemaran mikrobanya.

Gejala tersebut bisa saja muncul 8 jam setelah makan atau 2 minggu kemudian.

Secara umum keracunan makanan ditandai dengan rasa sakit pada perut, mual, suhu tubuh naik, diare, muntah, kram atau kembung.

Berikut ini beberapa cara mengatasi atau pertolongan pertama kepada penderita keracunan makanan:

-Jangan minum obat antidiare yang dijual bebas tanpa persetujuan dokter. Tubuh kita sedang berusaha membuang kuman yang membuat kita sakit, karena itu jangan ganggu proses alami ini dengan menghentikan diarenya

Halaman
12
Penulis: abduh imanulhaq
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help