TribunJateng/

Meski Kemarau, Curug Pasucen masih Ramai Dikunjungi Wisatawan

Pernah dengar nama Curug atau Air Terjun Pasucen? Iya tempat wisata alam di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang itu makin kondang setelah

Meski Kemarau, Curug Pasucen masih Ramai Dikunjungi Wisatawan
tribunjateng/magang UIN
Curug Pasucen di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Pernah dengar nama Curug atau Air Terjun Pasucen? Iya tempat wisata alam di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang itu makin kondang setelah dibicarakan di media sosial.

Tempat wisata ini jaraknya sekitar 30 kilometer dari pusat kota Rembang.

Air terjun pasucen memiliki ketinggian berkisar 25 meter. Airnya bersumber dari
sungai kecil di atasnya, yang berkurang debit airnya di musim kemarau.

Curug Pasucen di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang
Curug Pasucen di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang (tribunjateng/magang UIN)

Maka jika anda berminat untuk mengunjunginya, berkunjunglah saat musim hujan. Airnya tidak begitu jernih, namun agak kehijau-hijauan. Mungkin karena banyaknya lumut yang ada di bebatuan.

Untuk menuju Curug Pasucen, akses yang paling mudah adalah lewat Sulang. Kemudian mengambil arah Gunem lalu menuju desa Tegal Dowo atau arah pabrik semen.

Setelah sampai di desa Pasucen, kemudian anda tinggal mengikuti rambu-rambu yang akan memudahkan anda untuk mencapai lokasi.

Jika anda dari arah Lasem juga bisa. Tinggal menuju arah Pamotan, lalu Gunem dan lewat desa Tegal Dowo juga. Sebenarnya ada jalur lain yang lebih dekat yaitu melaui Bulu Mantingan.

Namun jalur ini tidak di rekomendasikan karena kondisi jalan yang kurang nyaman untuk dilalui.

Curug Pasucen di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang
Curug Pasucen di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang (tribunjateng/magang UIN)

Untuk tiba di lokasi, anda massih harus jalan kaki sekitar 150 meter dari tempat parkir.

Barulah tiba di lokasi. Disana anda akan disambut suara gemericik air beserta nuansa sejuk
khas pegunungan. Dan untuk tiket masuk objek wisata ini hanya Rp 3.000 saja.

Demi menunjang tempat pariwisata ini, pemkab Rembang telah bekerja sama dengan
Blogger Rembag a.k.a Gerbang untuk ikut berpartisipasi memperkenalkan seluruh objek
wisata yang ada disana termasuk Air Terjun Pasucen tersebut.

Rupanya upaya pemerintah daerah tersebut tidak sia-sia. Terbukti setiap bulannya pengunjung yang datang ke tempat ini selalu bertambah. Saat akhir pekan dan libur nasional, Wisata Alam Air Terjun Pasucen ramai oleh pengunjung yang datang dari Lasem, Blora, Pati, Kudus dan Rembang (tribunjateng/rini/mahasiswa UIN magang)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help