Asuransi Bisa Jadi Solusi Perencanaan Keuangan Masa Depan, Begini Alasannya

Melalui asuransi, biaya yang timbul atas risiko hidup dapat dialihkan kepada perusahaan asuransi.

Asuransi Bisa Jadi Solusi Perencanaan Keuangan Masa Depan, Begini Alasannya
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Farhan, host AXA Mandiri Customer Gathering 2017 bercengkerama dengan Tisye Diah Retnojati di ballroom 2 Alila Hotel, Solo, Senin (28/8/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sejumlah nasabah AXA Mandiri Financial Services hadir dalam pertemuan di ballroom 2 Alila Hotel, Solo, Senin (28/8/2017) malam.

AXA Mandiri Customer Gathering 2017 itu menghadirkan beberapa pembicara yang dipandu host ternama, Farhan.

Director of in Branch Channel AXA Mandiri, Tisye Diah Retnojati, mengingatkan masyarakat untuk memulai merencanakan keuangan masa depan.

Melalui perencanaan keuangan itu, masa depan yang sejahtera dapat terwujud.

Menurut Tisye, tahun ini perekonomian nasional diperkirakan tumbuh 5,2 persen hingga 5,4 persen.

Melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi yang positif, harus diimbangi dengan meningkatnya pemahaman serta aksi nyata dalam merencanakan keuangan yang baik.

"Perencanaan keuangan menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan finansial. Melalui perencanaan keuangan yang baik, bisa mengantisipasi resiko yang setiap saat dapat hadir di dalam kehidupan," tuturnya.

Pembicara lain adalah Executive Vice President Intermediary PT Schroders Renny Rahardja.

Renny menilai asuransi merupakan satu instrumen keuangan yang bisa jadi solusi perencanaan keuangan bagi masyarakat.

Melalui asuransi, biaya yang timbul atas risiko hidup, mulai dari kesehatan, kecelakaan hingga meninggal dunia dapat dialihkan kepada perusahaan asuransi.

"Dengan rutin membayar premi, sebagian biaya risiko dialihkan kepada perusahaan asuransi. Kita bisa mendapatkan manfaat optimal, baik dalam menerima perlindungan maupun mencapai keuangan jangka panjang semisal sekolah, pensiun, dan warisan," jelas Renny.

Dia pun berharap, lewat temu nasabah yang rencananya diselenggarakan di 12 kota ini, masyarakat dapat mulai memenuhi kebutuhan proteksinya.

"Di saat yang sama mereka dapat menyusun rencana demi meraih mimpi masa depan yang lebih baik," tandasnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help