TribunJateng/

Konsumsi Naik, Pertamina Imbau Masyarakat Mampu Tidak Gunakan Elpiji Subsidi 3 Kg

Namun, kata dia, saat ini penggunaan elpiji subsidi telah berkembang untuk pertanian dan peternakan

Konsumsi Naik, Pertamina Imbau Masyarakat Mampu Tidak Gunakan Elpiji Subsidi 3 Kg
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meningkatnya konsumsi elpiji 3 Kg mencapai 1,5 juta tabung per Juli 2017, PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mengimbau masyarakat mampu tidak menggunakan elpiji subsidi.

Area Manager Communication and Relation Pertamina Jawa Bagian Tengah (JBT), Andar Titi Lestari mengatakan, elpiji subsidi 3 Kg hanya untuk kelompok masyarakat yang tidak mampu.

"Hal itu sesuai dengan Permen ESDM nomor 26 tahun 2009, bahwa elpiji subsidi hanya untuk masyarakat tidak mampu, UMKM, dan rumah tangga," jelas dia, Senin (28/8/2017).

Namun, kata dia, saat ini penggunaan elpiji subsidi telah berkembang untuk pertanian dan peternakan.

"Memang berjalannya waktu, ada alih fungsi penggunaan subsidi yang salah sasaran ke pertanian dan peternakan. Makanya kami imbau masyarakat," jelasnya.

Terlebih, kata dia, iklim ekonomi saat ini mendorong pertumbuhan UMKM di Jawa Tengah sehingga, hal itu ikut menyumbang peningkatan konsumsi elpiji subsidi 3 Kg.

"Terlepas dari isu beredarnya tabung 'suntik'. Karena harus ada data yang akurat juga untuk membuktikannya," ujarnya.

Dia mengakui, konsumsi elpiji 3 Kg dari bulan Januari-Juli 2017 sudah mencapai 588.655 metrik ton (MT) atau naik 0,8 persen dibandingkan periode yang sama 2016 lalu.

Dari angka itu berarti kenaikan konsumsi elpiji 3Kg per Juli 2017 sudah mencapai sekitar 4.709 MT atau 1.569.666 tabung.

"Dari target 2017 sebesar 1.009.891 MTÂ untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY, sampai Juli sudah terserap 58 persen. Harapannya kami tidak melebihi target, kalau bisa justru di bawahnya," jelas dia. 
Sedangkan realisasi elpiji 3Kg sepanjang tahun 2016 yang lalu sebesar 976.445 metrik ton (MT). (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help