TribunJateng/

PT Kimia Yasa Klaim Tabung Putih Bukan Gas 'Suntik'

PT Kimia Yasa produsen tabung putih berlabel GasPluz merasa harus mengenalkan kepada masyarakat, terkait isu tabung 'suntik' subsidi

PT Kimia Yasa Klaim Tabung Putih Bukan Gas 'Suntik'
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Direktur PT Kimia Yasa, M Nasarudin 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Kimia Yasa produsen tabung putih berlabel GasPluz merasa harus mengenalkan kepada masyarakat, terkait isu tabung 'suntik' subsidi.

Direktur PT Kimia Yasa, M Nasarudin mengatakan, harga tabung putih yang ditawarkan jauh lebih murah bukan berarti tabung 'suntik' dari tabung elpiji subsidi.

Menurutnya, Gaspluz menawarkan harga yang murah itu sangat relatif dan justru bila harga murah konsumenlah yang diuntungkan.

"Kenapa murah. Karena kita angkut sendiri dan mendistribusikan sendiri. Kami ambil dari kilang swasta di Gresik, Jawa Timur," jelas dia, di Seoul Palace, Selasa (29/8/2017).

Dia mengaku, akan terus menggempur pasar di Semarang sesuai kaidah dan tanpa merusak bisnis yang lainnya.

Pihaknya memberikan ekstra pelayanan kepada konsumen sehingga kini banyak yang beralih menggunakan Gaspluz.

"Selain harga yang murah, kami juga memberikan ekstra pelayanan. Kami melakukan pengecekan ke pelanggan untuk memeriksa agar tidak terjadi sesuatu," jelasnya.

Menurut dia, produknya memiliki kandungan methyl mercaptant yang merupakan aroma atau zat pembau untuk memudahkan mendeteksi kebocoran.

Hal itu, kata dia, sesuai petunjuk teknis dari Direktorat Migas Kementerian ESDM agar memudahkan konsumen mengetahui kebocoran.

"Methyl mercaptant itu sudah diberikan dari kilang swasta, jadi bukan kami yang memasukkan aroma itu. Tapi kalau dianggap itu 'disuntik' biasalah kalau bisnis, pendatang baru itu banyak yang kaget," jelasnya.

Dia mengaku, sudah mengantongi izin dan juga tabungnya sudah berstandar nasional Indonesia.

"Izin kami sudah kantongi semua. Kalau tabung itu 'suntikan' sudah dibredel sama kepolisian," jelasnya. (*)

Tags
elpiji
gas
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help