TribunJateng/

Bukan Sosok Jahat Tapi Son Goku Disebut Team Four Star sebagai Ayah yang Buruk

Peran Son Goku sebagai seorang ayah pantas dipertanyakan. Team Four Star menyebut, Goku sebagai ayah yang buruk.

Bukan Sosok Jahat Tapi Son Goku Disebut Team Four Star sebagai Ayah yang Buruk
Toei Animation
Tokoh utama Dragon Ball Son Goku menggendong Son Gohan saat masih kecil. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Peran Son Goku sebagai seorang ayah pantas dipertanyakan. Team Four Star menyebut, Goku sebagai ayah yang buruk. Tak hanya itu, manga Dragon Ball Super bahkan mengolok-olok figur Goku sebagai orangtua.

Dari beberapa episode yang telah dirilis Dragon Ball Super, Vegeta, yang dikenal sebagai sahabat sekaligus rival abadi Goku mengatakan, "Anda mungkin bukanlah orang jahat. Tapi, sebagai ayah, Anda yang paling buruk".

Kalimat yang cukup mengejutkan ini terlontar dari mulut Vegeta setelah Goku mengaku bahwa ia tak pernah mengetahui tanggal lahir Gohan dan Goten.

Di sisi lain, perbedaan sifat kebapakan Vegeta dan Goku terlihat begitu mencolok. Vegeta tak pernah mau melatih anaknya, Trunks, untuk menjadi seorang saiya super jika belum cukup usia.

Goku sebaliknya, ia dengan senang hati akan melatih anak-anaknya menyiapkan diri menghadapi pertarungan.

Goku juga dikenal sebagai ayah yang cuek. Hal ini bisa dilihat ketika Piccolo mencoba membunuhnya bersama semua manusia yang ada di bumi.

Pada pertempuran itu, Goku malah membiarkan Son Gohan yang masih berusia empat tahun berhadapan dengan alien pembunuh seorang diri.

Setelah mengalahkan Freeza di Planet Namec, Goku lagi-lagi mendorong Gohan untuk melawan Cell, android pembunuh yang diciptakan dr Gero untuk membunuh Goku.

Dalam pertarungan ini, Goku bahkan memberi Cell sebutir kacang senzu (kacang ajaib) untuk menyembuhkan diri sebelum menghadapi Gohan yang ketika itu sudah berusia 11 tahun.

Pertarungan ini membuat Goku terbunuh dan tak bisa melihat putra bungsunya, Son Goten.

Singkat cerita, beberapa tahun berlalu. Gohan berhasil dikalahkan iblis Buu yang mengusik kedamaian di Bumi. Merasa keselamatan umat manusia terancam, Goku sekali lagi mendorong anaknya untuk bertarung.

Kali ini, giliran Goten beraksi menggantikan posisi Goku yang lagi-lagi terbunuh setelah sebelumnya berhasil dihidupkan.

Kini, jelas sudah alasan mengapa banyak orang dan bahkan manga Dragon Ball Super sendiri yang mengolok-olok cara Goku mengasuh anak-anaknya. Namun, di sisi lain Goku tetap terlihat sebagai ayah yang selalu memberikan segalanya demi keluarganya. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Sabtu (2/9/2017), dengan judul: Dragon Ball Super Sebut Son Goku sebagai Ayah yang Buruk

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help