TribunJateng/

Pilkada 2017

Pendaftaran Panwascam Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya

Pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dibuka mulai tanggal 6 sampai 12 September 2017

Pendaftaran Panwascam Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
dok pribadi
Komisioner Panwaslu Kabupaten Kudus. Moh Wahibul Minan, Ketua dan divisi penindakan dan pelanggaran (kiri), Divisi SDM dan Organisasi Enu Setyaningsih (tengah), dan Rifan Divisi Pencegahan dan Antarlembaga (kiri) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dibuka mulai tanggal 6 sampai 12 September 2017.

Moh Wahibul Minan, Ketua Panwaslu Kabupaten Kudus mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah melayangkan surat pengumuman perekrutan anggota Panwas ke sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Kudus.

“Saat ini masih tahap sosialisasi pendaftaran. Kami umumkan ke setiap kecamatan,” jelas Wahibul Minan kepada Tribun Jateng saat ditemui di kantornya, Senin (4/9/2017).

Dia mengatakan, setelah tahap pendafataran, pihaknya akan melakukan verifikasi berkas pada tanggal 8 sampai 12 september 2017. Dia mengatakan, nantinya di setiap kecamatan akan ada tiga yang bakal lolos sebagai anggota Panwascam.

Tahap selanjutnya, tambahnya, yaitu ujian tertulis yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Septe,ber 2017.

“Setelah verifikasi berkas dan ujian tertulis, nanti kami akan menjaring enam orang dari setiap kecamatan. Setelah itu akan masuk tahapan wawancara pada tanggal 20 September 2017 setelah itu baru kita umumkan tiga nama yang lolos,” kata dia.

Dia menjelaskan, sebelum diumumkan tiga nama yang bakal lolos, pihaknya akan melakukan rapat pleno penetapan anggota pada tanggal 22 September, Setelah itu, pihaknya baru akan mengumumkan tiga nama ynag lolos pada tanggal 25 September 2017.

Adapun persyaratan pendaftaran anggota Panwascam di antaranya: foto kopi KTP, foto kopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir, dan daftar riwayat hidup.

Selain itu, yaitu surat keterangan sehat dari Puskesmas, dan membuat surat pernyataan bahwa yang bersangkutan tak pernah menjadi anggota partai politik ataupun tim kampanye.

“Bersedia bekerja penuh waktyu, selain itu juga tidak pernah tersandung masalah hukum yang membuat calon anggota dipidana. Dan juga tidak bersedia tidak menduduki jabatan politik, BUMD selama menjadi anggota,” tutupnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help