TribunJateng/

KRISIS ROHINGYA

Ratusan Siswa SDIT Bina Amal Galang Dana untuk Etnis Rohingya

Ratusan siswa dan sejumlah guru di SDIT Bina Amal, di Jalan Kyai Saleh Nomor 8 Kota Semarang, menggelar aksi solidaritas peduli etnis Rohingya

Ratusan Siswa SDIT Bina Amal Galang Dana untuk Etnis Rohingya
REUTERS
Pengungsi Rohingya menunggu masuk kamp-kamp di ke Cox's Bazar, Bangladesh. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan siswa dan sejumlah guru di SDIT Bina Amal, di Jalan Kyai Saleh Nomor 8 Kota Semarang, Rabu (6/92017), menggelar aksi solidaritas peduli etnis Rohingya dengan penggalangan dana.

Aksi digelar di halaman sekolah tersebut pukul 07.15-08.15 WIB.

Aksi ini diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan penggalangan dana dengan cara tiap siswa di sekolah itu,memasukan sejumlah uang ke dalam kotak kaca. Dalam aksi ini, terkumpul dana sejumlah Rp 35.359.500.

Kepala SDIT Bina Amal, Eka Mulyanto mengatakan, aksi ini bagian dari pendidikan karakter terkait dengan penanaman kepedulian terhadap sesama manusia, yaitu untuk melatih kepekaan dan empati siswa pada penderitaan etnis Rohingya.

Baca: Alumni DIII Perkapalan Undip Ungkap Sulitnya Dapatkan Sertifikat Kompetensi

"Meski mereka secara jarak sangat jauh dari kita, bahkan beribu-ribu kilometer kita dipisahkan. Tetapi, saat terjadi kedzoliman, saat itulah sebagai saudara kita wajib turun tangan. Penderitaan mereka adalah penderitaan kita. Rohingya harus bebas!" tegas Eka melalui siaran persnya ke Tribunjateng.com.

Salah seorang siswa kelas VI SDIT Bina Amal, Luthfi mengungkapkan, kesediaannya untuk ikut terlibat dalam aksi kepedulian ini dengan harapan para anak-anak dari etnis Rohingnya di Myanmar bisa kembali damai dan tersenyum.

"Kami senang bisa ikut menggalang dana untuk Rohingya. Semoga anak-anak Rohingya segera bisa tersenyum kembali dan tidak ada lagi pembantaian agar mereka bisa hidup bahagia seperti kita di Indonesia," katanya.

Baca: Ada yang Beda, Perhatikan Jadwal dan Syarat Pendaftaran CPNS Gelombang II

Menurut Ketua Yayasan Wakaf Bina Amal, Joko Widodo, apa yang terjadi di Rohingya merupakan kejahatan luar biasa terhadap kemanusian. Hal inilah yang membuat pihaknya ikut tergerak mengajak semua pihak untuk peduli dan berbagi serta mendoakan.

Dana yang terkumpul dari aksi penggalangan dana ini, lanjutnya, akan dikirim langsung ke etnis Rohingnya melalui Pos Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU).

"Semoga aksi solidaritas ini dapat meringankan penderitaan saudara-saudara muslim Rohingnya," katanya.(*)

Penulis: m nur huda
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help