TribunJateng/

KRISIS ROHINGYA

Walubi Jawa Tengah Kecam Kekerasan Terhadap Umat Muslim Rohingya

Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah mengecam kekerasan terhadap umat Muslim di Rohingya, Myanmar.

Walubi Jawa Tengah Kecam Kekerasan Terhadap Umat Muslim Rohingya
ANTARA FOTO/REUTERS/MOHAMMAD PONIR HOSSAIN via Kompas.com
Warga Rohingya tertahan di wilayah Bangladesh akibat tidak diizinkan masuk oleh Garda Perbatasan Bangladesh (BGB), di Cox Bazar, Bangladesh, Senin (28/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah mengecam kekerasan terhadap umat Muslim di Rohingya, Myanmar.

Tragedi kemanusiaan tersebut diharapkan segera berakhir.

Wakil Ketua II Bidang Walubi Jawa Tengah, Eka Windhiarto mengaku prihatin dengan tragedi kemanusiaan di Rohingya.

"Umat Budha juga mengecam tragedi kemanusiaan yang telah berlangsung lama tersebut dan menyulut duka dunia," ujarnya saat mengikuti kegiatan rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang, Rabu (6/9/2017).

Baca: Duh, Baru 20 Persen UKM di Jateng yang Ekspor Produknya

Kegiatan yang digelar di Gedung Moch Ichsan lantai 8 Balai Kota Semarang tersebut dihadiri seluruh perwakilan umat beragama di Semarang, kepolisian, dan TNI.

"Untuk itu, Walubi Jawa Tengah berharap targedi Rohingya di Myanmar dapat segera diakhiri. Dan masyarakat Rohingya dapat kembali hidup bebas, damai, dan aman," imbuh Eka.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji menegaskan Polri melarang rencana aksi damai solidaritas muslim Rohingya yang akan dilaksanakan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Polisi memperrtimbangkan jika Candi Borobudur merupakan situs purbakala, cagar budaya, obyek wisata dan juga tempat untuk beribadah.

Baca: Ini Dia Versi Baku Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Halaman
12
Penulis: galih permadi
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help