Wow, Kementrian PUPR Siapkan Rp 5,6 milir untuk Bangun JPO di Solo

Pusjatan Kemen PUPR Bakal Bangun JPO di Solo dan menyiapkan anggaran Rp 5,6 miliar

Wow, Kementrian PUPR Siapkan Rp 5,6 milir untuk Bangun JPO di Solo
EPA via BBC Indonesia
Jembatan terpanjang untuk pejalan kaki di Swiss ini bergatung di rute pendakian antara Zermatt dan Grächen. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah, melalui Pusat Litbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), akan membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan RSUD Dr. Moewardi, Solo.

Adapun, anggaran sebanyak Rp 5,6 miliar telah disiapkan untuk pembangunan jembatan yang akan memudahkan pejalan kaki di area tersebut untuk menyeberang.

Baca: Sadis! Pria Ini Tega Potong Kaki Istrinya Pakai Golok

Begitu dijelaskan oleh Kasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Solo, Joko Supriyanto, Rabu (6/9/2017).

"Persiapan pengerjaan sudah dimulai, dengan memasang area pengamanan proyek dulu. Setelah itu baru mulai menyiapkan konstruksi jembatan," ungkapnya.

Ia mengatakan, JPO yang bakal dibangun tersebut didesain sebagai jembatan ramah lingkungan.

Di beberapa bagian jembatan penghubung sisi utara dan selatan ruas Jalan Kolonel Sutarto tersebut akan dijadikan area hijau dengan penanaman sejumlah tumbuhan.

Baca: Gemetar Setelah Minum Kopi? Jangan-jangan Kamu Overdosis Kafein, Ini Penjelasannya

"Kami menyebutnya eco JPO. Ramah lingkungan, karena akan ada area yang disiapkan untuk ruang terbuka hijau. JPO di depan RS Dr Moewardi jadi pilot project untuk konsep ini," tuturnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, JPO yang rencananya ditargetkan selesai dibangun pada akhir tahun ini, akan menjadi pilot project untuk jembatan yang dibangun, dengan memakai mortar busa sebagai salah satu materialnya.

"Mortar busa ini beton, tapi ringan. Bahkan bisa mengapung di air. Tapi kuat. JPO di Jalan Kolonel Sutarto ini juga jadi pilot project untuk pembangunan jembatan dengan material tersebut," ungkapnya.

Baca: Ini Dia Link Alternatif Pengumuman CPNS Kemenkumham dan MA, Klik Saja

Supriyanto menambahkan, JPO yang rencananya akan dibangun sepanjang 18 meter dan tinggi 6 meter ini diklaim memudahkan penyeberang jalan, mengingat padatnya arus yang melintas di Jalan Kol Sutarto tersebut.

"Sedangkan pelican crossing atau trafficlight penyebrang jalan, kami anggap kurang efektif bagi mobilisasi penyeberang jalan," jelasnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: bakti buwono budiasto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved