TribunJateng/

MENGHARUKAN, 35 Tahun Berpisah, Nenek Tukirah Akhirnya Bertemu Anaknya

Tangis nenek Tukiah dan Paidi (51) pecah ketika bertemu di halaman rumah di Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Selasa (5/9/2017)

MENGHARUKAN, 35 Tahun Berpisah, Nenek Tukirah Akhirnya Bertemu Anaknya
Akun Facebook Uskub Muzamil
Tangis nenek Tukiah dan Paidi (51) pecah ketika bertemu di halaman rumah di Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Selasa (5/9/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Tangis nenek Tukiah dan Paidi (51) pecah ketika bertemu di halaman rumah di Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Selasa (5/9/2017).

Mereka berpelukan.

Saat itu, ibu dan anak itu baru pertama kali bertemu setelah 35 tahun terpisah.

Kisah haru itu terekam kamera dan diunggah oleh pemilik Akun Facebook Uskub Muzammil, yakni Muhammad Muzammil MZ.

Video itu kemudian viral. Dalam waktu kurang dari 24 jam, video tersebut ditonton lebih dari 2 juta kali.

Hingga Kamis (7/9/2017) pukul 6.00 WIB, video itu sudah ditonton 4,3 juta kali.

Muzammil sebagai orang yang mempertemukan Paidi dan ibunya menceritakan awal kali pertemuannya dengan Paidi di Bengkulu pada 18 Agustus 2017.

Baca: Untuk Gus Dur, Selamat Ulang Tahun!

Muzammil merupakan seorang mubaligh yang juga berwiraswasta. Sepulang dari mengisi cermah di beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, ia berencana membuka kebun jengkol di tanah seluas 5 hektare yang dimilikinya di Bengkulu.

Muzammil yang tinggal di Bengkulu, lantas meminta anak buahnya untuk mencari sejumlah pekerja untuk merapikan lahan. Paidi menjadi salah satu pekerja.

Halaman
1234
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help