TribunJateng/

Resmi Masuk Semarang, Mazda CX-5 Ditargetkan Terjual 70 Unit Sampai Akhir Tahun

‎Pada penjualan Mazda sepanjang bulan Januari-Juli 2017, Mazd CX5 menempati urutan kedua

Resmi Masuk Semarang, Mazda CX-5 Ditargetkan Terjual 70 Unit Sampai Akhir Tahun
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Kiri - kanan: Branch Manager Mazda Semarang, Basuki, Dealer Prinsipal PT Automobil Jaya Abadi Handoro, Presiden Direktur PT EMI, Roy Arman, dan Area Manager Mazda Jateng dan DIY, Agus Harjono‎. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah sukses memperkenalkan All New Mazda CX5 dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017‎, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai distributor resmi mobil Mazda membidik konsumen di Jawa Tengah, dengan meluncurkannya di Kota Semarang.

"Kami merasa perlu hadir di daerah, untuk menunjukkan komitmen‎ PT EMI membangun merek Mazda serta meningkatkan konsumen tidak hanya di Jakarta," jelas Presiden Direktur PT EMI, Roy Arman Arfandi, saat media briefing, di Nestcology Semarang, Kamis (7/9/2017).

‎Beberapa kota besar yang akan dibidik selain di Semarang, yakni Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan dan Makasar.

Menurut Roy, Kota Semarang merupakan kota yang sangat tepat bagi pasar otomotif di kawasan ini.

"Sebagai kota besar, Semarang ini berkontribusi positif terhadap perkembangan merek Mazda," jelasnya.

Secara nasional, kata dia, ‎Mazda di Kota Semarng menyumbang penjualan sebesar 5,4 persen dalam kurun waktu Januari-Juli 2017.

"Sehingga kami menilai Semarang menjadi pasar penting bagi kami. Dan kami berkomitmen untuk mendukung diler di Semarang,‎" katanya.

‎Pada penjualan Mazda sepanjang bulan Januari-Juli 2017, Mazd CX5 menempati urutan kedua dalam jumlah total penjualan di Indonesia dengan kontribusi sekitar 24 persen.

"Sedangkan untuk penjualan terbesar, masih ditempati Mazda2 dengan kontribusi sebesar 32 persen," jelasnya.

Sedangkan penjualannya di Jateng dan DI Yogyakarta sebanyak 70-80 unit sampai akhir tahun. Secara nasional, angkanya tidak muluk-muluk karena produk itu baru dipasarkan akhir agustus 2017.

"Kita bisa mencapai penjualan 600 unit secara nasional. Jika di Semarang 70 unit, berarti berkontribusi sekitar 10 persen dari. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help