TribunJateng/
Home »

Bisnis

» Mikro

Kelanggkaan Elpiji 3 Kg

Elpiji 'Melon' Sulit, Konsumsi Tabung 5,5 Kg Naik

Kelangkaan elpiji subsidi 3 Kg membuat sejumlah masyarakat memilih untuk menggunakan tabung elpiji 5,5 Kg

Elpiji 'Melon' Sulit, Konsumsi Tabung 5,5 Kg Naik
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Sejumlah pegawai sedang mengangkut elpiji 3Kg di Agen Julian Putra Mandiri, Jalan Barito no 2, Kota Semarang, Jumat (8/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kelangkaan elpiji subsidi 3 Kg membuat sejumlah masyarakat memilih untuk menggunakan tabung elpiji 5,5 Kg.

Pemilik agen ‎elpiji PT Julian Putra Mandiri, Triyanto Cahyo Legowo‎ mengatakan, sebulan terakhir banyak masyarakat yang beralih menggunakan elpiji 5,5 Kg.

Program 'trade in' yang diberlakukan, membuat sebagian masyarakat memanfaatkannya.

"Kira-kira sebulan ini sudah ada sekitar 500-an yang menggunakan trade in ini. Tukar elpiji 3 Kg dengan 5,5 Kg," jelas dia, di kantornya, Jalan Barito no 24, Semarang, Jumat (8/9/2017).

Syaratnya, konsumen hanya membawa dua buah tabung 3 Kg dan uang sebesar Rp 105 ribu untuk mendapatkan tabung bright gas berukuran 5,5 Kg.

"Masyarakat yang mau melakukan trade in bisa, sampai sekarang programnya masih berjalan," ujar dia.

Kendati demikian, beralihnya masyarakat yang menggunakan tabung subsidi itu ‎bukannya disengaja.

"Masyarakat yang susah mendapatkan elpiji melon itu karena ‎kebutuhannya yang meningkat. Bukan disengaja," jelas dia. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help