TribunJateng/
Home »

Solo

Solo Kejar Predikat Sebagai Kota Seni dan Olah Tubuh, Ini Alasannya

Pemerintah Kota Solo ingin meraih predikat sebagai kota seni dan olah tubuh, sebagaimana yang telah diraih oleh Kota Yogyakarta.

Solo Kejar Predikat Sebagai Kota Seni dan Olah Tubuh, Ini Alasannya
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Pengunjung sedang menonton pameran budaya visual yang diselenggarakan oleh Fakultas Seni Rupa dan Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (8/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo ingin meraih predikat sebagai kota seni dan olah tubuh, sebagaimana yang telah diraih oleh Kota Yogyakarta.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Kinkin Sultanul Hakim, pada pembukaan pameran budaya visual yang diselanggarakan oleh Fakultas Seni Rupa dan Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (8/9/2017).

"Sejak tiga tahun lalu Solo sudah melakukan branding sebagai kota budaya. Selain Solo ada Jogjakarta, Bandung, dan Purwokerto," jelasnya.

Baca: Pertamina Lakukan Operasi Pasar Gas Melon di Tiga Titik Kota Salatiga, Hasilnya . . .

Ia mengatakan, dari keempat kota tersebut, saat ini yang sudah menjadi kota budaya baru Kota Jogjakarta.

Ia pun mengakui, Solo tengah mengejar predikat kota budaya dari sisi seni serta pertunjukan olah tubuh.

Baca: Bunga Kopi Terlambat Mekar, Hasil Panen Kopi Kelir Hanya 50 Persen Dibanding . . .

"Seni dan olah tubuh adalah bagian dari dunia kreatif, hal tersebut ada potensi ekonominya. Saya rasa Solo memiliki semua sumber daya untuk mewujudkan mimpi itu," jelasnya.

Ia pun berharap, adanya bantuan dari masyarakat agar Solo bisa segera mendapatkan predikat tersebut.

"Mari bersama-sama, dengan adanya sinergi, Solo bisa merebut dua predikat itu. Lewat predikat itu, dapat mempertegas Solo sebagai kota budaya," katanya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help