TribunJateng/
Home »

Video

musim kemarau

Hendi Saksikan Emak-emak Berdaster Memikul Ember Air Bersih Bantuannya (Video)

Kemarau panjang membuat warga Deliksari, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati kesulitan memperoleh air bersih. Warga pun terpaksa ngangsu ke senda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kemarau panjang membuat warga Deliksari, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati kesulitan memperoleh air bersih. Warga pun terpaksa ngangsu ke sendang Gayam yang jaraknya sekitar tiga kilometer.

Namun ada juga warga yang terpaksa membeli empat jeriken air atau sekitar 80 liter seharga Rp 8.000.

Warga Deliksari RT 4 RW 6, Ana Sumardani terpaksa membeli delapan jeriken untuk memasak dan mencuci selama dua hari.

"Sudah hampir sebulan ini beli air. Beli delapan jeriken karena buat banyak orang. Air buat minum beli galonan. Kalau ngangsu ke Sendang cukup jauh sekitar tiga kilometer dari rumah. Butuh tenaga memikul juga," ujarnya, Kamis (7/9).

Biasanya, warga mendapatkan air dari tandon. Tiap RT mendapat giliran enam hari ngangsu.

"Di sini ada enam RT yang bergiliran ngangsu. Kalau dari PDAM belum pasang. Kami berharap air PDAM bisa masuk," ujarnya.

Mendapat kabar warga Deliksari kesulitan air bersih, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau lokasi dan mendatangkan satu truk air bersih sebanyak 5.000 liter bantuan PDAM Tirta Moedal. Hingga kini ada dua wilayah yang mengalami kesulitan air yakni Deliksari, Gunungpati dan Rowosari, Tembalang.

"Tidak hanya Deliksari, beberapa tempat yang mengalami kesulitan air. Saya sudah sampaikan ke teman-teman PDAM, pokoknya jika ada permohonan warga terkait air bersih, langsung kirim. Dan itu gratis. Seperti di Deliksari ini, setiap hari harus di drop satu tangki sampai kondisi airnya normal lagi," ujarnya.

Hendi mengatakan jika wilayah Deliksari sudah terpasang sambungan pipa PDAM. Namun warga belum satu suara terkait pemasangan instalasi tiap rumah.

"Padahal PDAM memberikan subsidi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang melakukan pemasangan baru PDAM hanya dikenakan biaya Rp 900.000 dan dapat diangsur hingga 10 kali. Untuk biaya per bulan dalam pemakaian 3-10 m3 hanya sekitar Rp 50.000," ujarnya.

Adapun, Kepala Bagian Perencanaan PDAM, Saiful Anam mengatakan pemasangan saluran pipa PDAM ke rumah warga. hanya tinggal menunggu koordinasi semua warga saja.

"Sambungan pipa bisa menjangkau sekitar 100 rumah warga Deliksari. Penyambungan akan dilakukan sesuai kesiapan warga. Kalo besok sudah dikoordinir sudah terkumpul semua kami siap untuk melakukan proses pemasangan. Biaya pemasangan sebesar Rp 900 ribu belum PPN. Kalau plus ppn jadinya Rp 990 ribu. Harga normalnya Rp 1,5 juta," ujarnya. (tribunjateng/galih permadi)

Penulis: galih permadi
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help