TribunJateng/

KASIHAN, Sudah 40 Hari Bayi Ini Hidup dengan Usus dan Organ Penting di Luar Perut

Kasihan. Seorang bayi berusia 40 hari masih terus dirawat di RSUD Batang tepatnya di ruang perawatan bayi. Bayi itu mengalami cacat ganda sejak lahir.

KASIHAN, Sudah 40 Hari Bayi Ini Hidup dengan Usus dan Organ Penting di Luar Perut
tribunjateng/humas polres batang
Puspita Handayani ketua Bhayangkari Batang bersama Kapolres Batang AKPB Juli Agung Pramono menggendong bayi cacat ganda di RSUD Batang, Sabtu 9 September 2017 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kasihan. Seorang bayi berusia 40 hari masih terus dirawat di RSUD Batang tepatnya di ruang perawatan bayi. Bayi itu mengalami cacat ganda sejak lahir.

Bayi itu dilahirkan dari pasangan suami istri Pujianto (35) dan Asiyati (20) warga Simbang Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten Batang, Jawa Tengah, 40 hari silam.

Dokter di RSUD Batang, dr Cipto Waluyo yang menangani bayi tersebut mengatakan, bayi yang bernama Faisal Hafizh Argani itu sudah dioperasi yaitu operasi reposisi sebanyak dua kali namun gagal. Rencananya akan diruduk ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Puspita Handayani ketua Bhayangkari Batang bersama Kapolres Batang AKPB Juli Agung Pramono menggendong bayi cacat ganda di RSUD Batang, Sabtu 9 September 2017
Puspita Handayani ketua Bhayangkari Batang bersama Kapolres Batang AKPB Juli Agung Pramono menggendong bayi cacat ganda di RSUD Batang, Sabtu 9 September 2017 (tribunjateng/humas polres batang)

Dokter Tan Evi Susanti, Sp.A mengatakan, penyakit bawaan yang dialami si bayi adalah penyakit yang disebabkan oleh kondisi janin dalam rahim kurang nutrisi. Hal ini ironis dialami oleh masyarakat Batang yang mayoritas nelayan.

Begitu mengetahui kondisi bayi tersebut, Puspita Handayani ketua Bhayangkari Batang yang juga istri Kapolres Batang AKPB Juli Agung Pramono langsung mengunjunginya.

Puspita menggendong Faisal Hafizh Argani di ruang perawatan bayi RSUD Batang.

Perut bayi itu tampak ada lubang di daerah pusar dan ditutupi perban putih. Usus dan bagian penting perut berada di luar perut, hanya tertutupi lapisan tipis jarangan dan tampak dari luar.

"Kunjungan kami bersama rombongan sebagai support dan motivasi kepada keluarga agar tetap semangat dan selalu sabar. Juga sebagai pengetahuan ibu-ibu Bhayangkari, sekaligus dalam rangka anjangsana di Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 65 tahun 2017," kata Kapolres didampingi Puspita Handayani Ketua Bhayangkari cabang Batang, Sabtu (9/9/2017).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Bhayangkari cabang Puspita Handayani turut menyampaikan rasa empatinya sekaligus memberikan bantuan berupa uang untuk pengobatan.

"Kami turut berempati terhadap keluarga pak Pujianto, semoga si kecil ini cepat diberikan kesembuhan," tuturnya. (tribunjateng/humas polres batang)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help