TribunJateng/

Resensi Buku

LAJANG, Buat Apa Dapur Jika Istri pun Tak Ada

LAJANG, Buat Apa Dapur Jika Istri pun Tak Ada. Status lajang seakan menjadi isu yang selalu enerjik untuk dijadikan bahan pertanyaan.

LAJANG, Buat Apa Dapur Jika Istri pun Tak Ada
net
Kesialan Orang Lajang 

TRIBUNJATENG.COM - Di beberapa media sosial, status lajang alias jomblo sering menjadi perbincangan hangat. Status lajang seakan menjadi isu yang selalu enerjik untuk dijadikan bahan pertanyaan. Pertanyaan yang biasa muncul: kapan akan menikah? Mengapa belum menikah? Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu akan menyiksa kehidupan batin para kaum lajang, baik laki-laki atau perempuan.

Lajang kemudian menjadi bahasan menarik di samping memang ada hal-hal lain yang perlu kita perhatikan, seperti halnya orang lajang selalu dilanda sial. Seperti kisah-kisah karya Franz Karfka ini.

Buku ini merupakan sekumpulan fiksi mini, alias fiksi yang ditulis pendek oleh Franz Kafka yang kemudian diterjemah oleh An Ismanto. Sebenarnya, judul buku ini – Kesialan Orang Lajang – tak sama dengan judul asli dalam versi bahasa Inggris, Kafka: The Complite Stories terbitan Schoken Books, USA: 1971. Secara terjemahan judul dengan isi sebenarnya sangat menggelitik, karena paradoksal makna versi Inggris dengan terjemahannya.

Barangkali, judul yang dipakai pada sampul ini merupakan cermin dari keseluruhan kisah-kisah yang disajikan di dalamnya. Yang mana, narator dalam catatan fiksi mini adalah menggunakan sudut pandang seorang lajang. Seperti bagian berjudul Pakaian (hlm. 8-9), hanya sesekali, pada waktu malam, saat pulang larut dari suatu pesta, kaca cermin itu tampak usang, bengkak, berdebu, dan seperti sudah terlalu dilihat orang, dan sungguh tak layak dikenakan.

============================
Judul : Kesialan Orang Lajang
Penulis: Franz Kagka
Penerbit: basabasi (DIVA Press)
Cetakan: I, Juni 2017
Tebal : 164 hlm.; 14 x 20 cm
ISBN : 978-602-6651-06-8
============================

Sudah cukup tampak, kehidupan lajang selalu bersama dengan teman-teman mereka, atau memilih menyendiri. Tetapi lumrahnya, lajang lebih suka hidup bersama kelompok atau teman akrabnya. Sehingga, cermin yang biasanya digunakan berdua dengan istri sebagai pasangan hidup, malah digunakan bercermin bersama dengan teman-teman yang lain.

Uniknya, karya Kafka ini memakai tokoh “aku” tak jelas siapa. Hal ini yang menjadikan sangat menarik dan pembaca bisa melakukan analisis sendiri soal siapakah yang lajang dan yang bukan untuk tokoh “aku”, karena hanya orang kedua yang disebut namanya. Tokoh “aku” bisa saja Kafka sendiri, orang lain, atau pembaca itu sendiri sebagai orang lajang.

Seperti lumrahnya, orang lajang tak harus memiliki dapur untuk makan. Dimana pun bisa makan asal berusaha dan memiliki uang. Dapur bukan persoalan utama bagi orang lajang, buat apa dapur jika istri saja tidak ada untuk mengepulkan dapur (hlm. 92). Tapi, untuk suatu bisnis, mungkin dapur akan menjadi ladang yang bisa dimanfaatkan demi melangsungkan jalan hidup. Begitu sekelumit catatan fiksi mini Kafka yang bisa dilihat dari sudut pandang manapun oleh pembaca. (Resensi buku oleh Junaidi Khab, Editor Penerbit Sulur Yogyakarta)

BUKU TERLARIS
1. Sirkus Pohon - Andrea Hirata - Bentang Pustaka - Rp 79.000
2. Teach Like Finland - Timothy D walker - Grasindo - Rp 70.000
3. Anak Rantau - A Fuadi - Falcon Publishing - Rp 90.000
4. Diary Jiwa: Catatan Menuju Jiwa yang Tenang - Jee luvina -Pastel Books - Rp 95.000
5. Satu Hari di 2018 - Boy Candra - Gagas Media - Rp 59.000
6. Be Calm, Be Strong, Be Grateful - Wirda Mansur - Katadepan - Rp 88.000
7. Pada Sebuah Kata Pergi - Gentakiswara - Transmedi Pusata - Rp 50.000
8. Bidadari Bermata Bneing - Habiburrahman El Shirazy - Republika - Rp 72.000
9. Setengah Jalan - Ernest Prakasa - B-First - Rp 69.000
10. Harga Sebuah Percaya - Tere Liye - Republika - Rp 63.000
=========
BUKU TERBARU
1. Etika Hamka: Konstruksi Etik Berbasis Rasional Religius - Dr Abd Haris - Lkis - Rp 72.000
2. Asih - Risa Saraswati - Bukune - Rp 70.000
3. Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari - Muh Hambali MAg - Rp 160.000
4. Buku Workshop Grafis dan Digital Imaging - Jubilee Enterprise - Elex Media Komputindo - Rp 48.800
5. Adicerita Hamka - James R Rush - GPU - Rp 118.000
6. Bila Esok Ayah Tiada - Muhamad Yasir Lc - GPU - Rp 65.000
7. God Bless and You - Alex Palit - Elex Media Komputindo - Rp 68.000
8. Jago Googling - Andy Kristanto - Elex Media Komputindo - Rp 36.800
9. Miracles of Haram - Nur Febriani Wardi - GPU - Rp 65.000
10. Milenial Nusantara - Hasanuddin Ali & lilik Purwandi - GPU Rp 85.000

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help