TribunJateng/
Home »

Video

Remaja Tawuran Berdarah-darah Lalu Berpelukan dan Cium Kaki Ibunda (Video)

Sejumlah remaja di Kota Semarang ditangkap Tim Elang Polrestabes Semarang setelah sempat terjadi kejar-kejaran di perkampungan. Tawuran terjadi di Jal

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah remaja di Kota Semarang ditangkap Tim Elang Polrestabes Semarang setelah sempat terjadi kejar-kejaran di perkampungan. Tawuran terjadi di Jalan Pandanaran kawasan Pekunden, Minggu (10/9/2017) pagi.

Mereka terlibat perkelahian di perempatan jalan tersebut. Polisi datang dan mereka pun lari tunggang langgang masuk perkampungan dan teras rumah penduduk. Pengejaran pun berlangsung. Anak-anak remaja itu lincah dan kencang larinya. Polisi teriak-teriak dan minta mereka berhenti namun tidak diindahkan karena ketakutan.

Aksi kejar-kejaran antara polisi dan remaja di dalam kampung pun menarik perhatian warga setempat. Para warga Pekunden pun keluar rumah, selanjutnya membantu polisi mengejar para remaja itu. Pagi-pagi sudah gaduh.

Tujuh orang remaja ditangkap. Kata warga, sering terjadi tawuran di Pakunden, entah mereka remaja dari mana.

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, parang, pedang, sabuk gir, maupun gergaji.

Tujuh remaja itu selanjutnya digelandang tim Elang menuju Mapolrestabes Semarang.

Tiba di kantor polisi, tujuh remaja itu mengikuti pemeriksaan selama satu jam.

Kepala Tim Elang 1 Polrestabes Semarang, AKP Nengah Suamba berujar semua orangtua para remaja itu dipanggil ke kantor polisi.

"Para remaja ini wajib membuat surat pernyataan tak akan mengulang ikut tawuran. Selanjutnya mereka boleh pulang bersyarat dijemput orangtua masing-masing," imbuhnya.

"Saya adalah Ferdian, Viki, Johan, Dimas, Dani, Zidan, dan Yuda tidak akan mengulangi tawuran lagi. Bila mengulangi, akan menerima hukuman yang diberikan oleh pak polisi," seru Ferdian saat membacakan surat pernyataan itu.

Ada hal menarik dan mengharukan. Datang seorang wanita ke kantor polisi.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help