TribunJateng/

Liputan Khusus

Hadapi Popnas 2017, Atlet Gulat Jateng Latihan Banting Teman yang Lebih Berat

Ketua PGSI Jateng, Andreas BW menyatakan, pihaknya menyiapkan 15 atlet untuk berlaga di 20 kelas gulat. Seleksi atlet sudah dilakukan sejak April, den

Hadapi Popnas 2017, Atlet Gulat Jateng Latihan Banting Teman yang Lebih Berat
net
ILUSTRASI Ketua PGSI Jateng, Andreas BW menyatakan, pihaknya menyiapkan 15 atlet untuk berlaga di 20 kelas gulat. Atlet akan bertanding 13-20 September di Kabupaten Grobogan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berbagai metode latihan untuk 15 atlet gulat Jateng menghadapi Popnas XIV tahun 2017 sudah dilakukan tim pelatih sejak dua bulan terakhir. Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum II Pembinaan dan Prestasi, Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI), Ukky Juli Setyawan.

Ia bercerita, porsi latihan atlet gulat secara fisik harus komplit, mulai dari ujung kepala hingga kaki, atau tidak bisa hanya fokus pada satu bagian tubuh.

"Tidak bisa melatih kaki saja, nanti pinggang bagaimana? Kalau cuma latihan stamina saja, kemudian otot seperti apa?" ujarnya.

Khusus menghadapi Popnas kali ini, Ukky menurunkan menu latihan khusus penguatan teknik bantingan. Satu di antaranya adalah membanting teman sendiri selama satu menit. Tiap atlet harus membanting teman yang memiliki bobot di atasnya.

Ia mencontohkan, atlet dengan bobot 46 Kg harus bisa membanting atlet dengan bobot 80 Kg. Ukky menjelaskan, metode itu untuk mengasah teknik bantingan para atlet. Selain membanting benda hidup, para atlet juga berlatih membanting manekuin.

"Kami sediakan manekuin yang diisi kain perca hingga berbobot 20 Kg. Tiap atlet harus membanting sebanyak-banyaknya dalam waktu satu menit," ucapnya.

Ketua PGSI Jateng, Andreas BW menyatakan, pihaknya menyiapkan 15 atlet untuk berlaga di 20 kelas gulat. Seleksi atlet sudah dilakukan sejak April, dengan pantauan dilakukan sejak kejurda junior. Para atlet akan bertanding 13-20 September di Kabupaten Grobogan.

Rincian atletnya terdiri atas 12 atlet putra dan tiga atlet putri. Pihaknya menargetkan bisa menyumbang lima hingga enam medali emas. Baginya, Popnas adalah ajang pembuktian gulat Jateng.

"Ini adalah ajang pembuktian gulat Jateng, untuk itu kami sengaja kucurkan dana pribadi hingga Rp 8 juta untuk suplemen atlet," paparnya.

Tarung Drajat

Ketua Harian Tarung Drajat Jateng, PI Sugiyarto mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 11 atlet untuk mengikuti Popnas. Pihaknya sudah memantau atlet Tarung Drajat sejak Januari.

Sejak dua bulan terakhir, pihaknya melakukan latihan terpusat. Masing-masing atlet Tarung Drajat berlatih di daerahnya. Kemudian pada dua minggu lalu seluruh Atlet Tarung Drajat dikumpulkan.

"Kalau porsi latihan fisik yang cukup berat kami minta atlet lari selama sejam mengitari bukit tiap hari. Kami tidak membatasi jarak, tapi waktu," jelasnya.

Selain itu, Sugiyarto juga sengaja mendatangkan juara PON untuk meningkatkan latihan para atlet remaja. Para atlet PON pendulang medali emas menjadi sparring partner atlet Popnas.

Sugiyarto memaparkan, pihaknya all out sebagai tuan rumah. Ia menargetkan jadi juara umum dalam Popnas kali ini. Ia tidak ingin malu sebagai tuan rumah. (tribunjateng/lipsus/cetak)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help