TribunJateng/

LIPUTAN KHUSUS

Lomba Sudah akan Dimulai Tapi Kolam Renang masih Bau Cat

Bau aroma cat masih tercium ketika Tribun Jateng menyambangi venue cabang olahraga (cabor) renang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di kom

Lomba Sudah akan Dimulai Tapi Kolam Renang masih Bau Cat
tribunjateng/hesty imaniar
Venue cabang olahraga renang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di komplek Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (9/9) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bau aroma cat masih tercium ketika Tribun Jateng menyambangi venue cabang olahraga (cabor) renang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di komplek Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (9/9) sore.

Umbul-umbul serta spanduk bertuliskan kemeriahan pesta olahraganya para pelajar se-Indonesia itupun terlihat sudah terpanjang rapih di beberapa titik lokasi venue.
Sepintas kesiapan itu terlihat normal. Tetapi, saat mencoba masuk lebih ke dalam, ada pemandangan aneh. Kondisi air di lokasi kolam renang berwarna hijau. Bahkan, satu arena kolam yang akan digunakan sebagai lokasi pemanasan para atlet belum diisi air yang mencukupi.

Ketika dikonformasi, Panitia Penyelenggara (Panpel) Cabor Renang Popnas 2017, Teguh Santoso menjelaskan, arena perlombaan memang belum siap 100 persen. Kondisi itu disebabkan keterikatan kontrak dengan pihak renovasi.

Terlepas dari masalah teknis itu semua, ia memastikan pada Selasa (12/9) atau empat hari sebelum pelaksanaan lomba, kolam renang sudah siap digunakan ajang Popnas. Diketahui, untuk cabor renang sesuai dengan jadwal akan berlangsung selama 5 hari, yaitu 16-20 September 2017.

"Secara keseluruhan sebetulnya arena kolam renang sudah siap. Mulai dari lintasan, lampu, start blok. Paling kurang air, rencana pada Selasa sudah clear," imbuhnya.

Terkait dengan warna air di kolam renang yang berwarna hijau, Teguh menuturkan, nantinya akan dilakukan treatmen khusus supaya layak digunakan. Serta penambahan volume air yang di rasa masih kurang, khususnya pada kolam yang dipakai untuk pemanasan.
"Nantinya air di kolam renang tidak kami kuras, tetapi melalui treatment khusus. Sebab kalau dikuras butuh waktu lama. Jadi nanti diberi obat supaya warna air kembali normal serta air disirkulasi supaya bersih," imbuhnya.

Adapun, pelatih pencak silat kontingen Jateng, Sigit Infantoro mengomentari ditunjuknya Auditorium Undip Imam Barjo Semarang sebagai lokasi venue pertandingan. "Kalau bisa milih sih inginnya main di GOR Bhinneka Solo, karena di sana lebih bagus," katanya.

Namun, ia menyadari, mungkin karena keterbatasan anggaran, sehingga panitia penyelenggara tidak bisa mewujudkan keinginannya. Pihaknya pun tetap menerima keputusan dipilihnya Auditorium Undip sebagai lokasi pertandingan pencak silat pada 14-19 September 2017.

Maklum

"Pemilihan venue sudah dikomunikasikan dengan para cabor. Kami pun bisa memaklumi karena mungkin anggarannya tidak hanya untuk pencak silat, tapi dibagi rata untuk penyelenggaraan masing-masing cabor. Kami tidak asal menang-menangan sendiri," paparnya.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help