TribunJateng/

Duh, 9 Daerah di Jawa Tengah Ini Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Kategori kekeringan ekstrem berarti tiada hujan selama lebih dari 60 hari. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di 9 kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Duh, 9 Daerah di Jawa Tengah Ini Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Warga dusun Bulukuning Desa Kaliajir, Purwanegara, Banjarnegara harus menempuh jarak jauh pada medan perbukitan untuk mendapatkan sumber air 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas 1 Semarang merilis peringatan dini kekeringan di Jawa Tengah.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Iis Widya Harmoko menyampaikan ada dua kategori wilayah kekeringan.

"Ada kekeringan ekstrem, ada kekeringan sangat panjang," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Senin (11/9/2017).

Kategori kekeringan ekstrem berarti tiada hujan selama lebih dari 60 hari.

Kondisi tersebut berpotensi terjadi di 9 kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Masing-masing Banyumas (Lumbir), Pemalang (Kajene), Pati (Cabean, Kedung), Grobogan (Nglejok, Purwodadi, Kepoh), Klaten (Cokrotulung, Karangnongko), Batang (Gamer, Dracik), Blora (Randublatung), Karanganyar (Jatipuro), dan Sragen (Karangmalang).

Kekeringan sangat panjang berdurasi tiada hujan antara 31-60 hari.

Sejumlah daerah yang terimbas kekeringan sangat panjang adalah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Kabupaten Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, dan Wonogiri.

"Kami mengimbau warga Jateng lebih menghemat air," imbuh Iis. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help