TribunJateng/

Taruna Akpol Mangkir Sidang

Menelusuri ‎Keberadaan 14 Tersangka Taruna Akpol, Di Mana Mereka?

Tribunjateng.com pun mencoba menelusuri keberadaan 14 taruna tersebut.

Menelusuri ‎Keberadaan 14 Tersangka Taruna Akpol, Di Mana Mereka?
TRIBUNNEWS.COM
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut, tindakan persekusi merupakan satu bentuk pelanggaran hukum. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selasa (12/9/2017) ini Pengadilan Negeri Semarang mestinya dijadwalkan persidangan 14 taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tersangkut masalah penganiayaan terhadap taruna tingkat II Brigdatar Mohammad Adam. Namun, untuk kali kedua persidangan tersebut batal.

Baca: 14 Taruna Akpol Tersangka Penganiayaan Belum Hadir di PN Semarang, Ini kata Jaksa

Jaksa dan penasehat hukum yang mengurusi kasus tersebur sudah berada menunggu kehadiran tersangka. Namun 14 taruna itu belum dihadirkan di Pengadilan Negeri Semarang. Lalu, sebenarnya ke mana atau ada di mana ke-14 taruna tersebut? 

Tribunjateng.com pun mencoba menelusuri keberadaan 14 taruna tersebut. Biasanya, ketika berkas pemeriksaan tersangka oleh polisi dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan, maka tersangka akan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Kedungpane Semarang. Namun, rupanya ke-14 taruna tersebut tidak berada di sana. 

"Sampai sekarang, saya tidak mendapat laporan adanya titipan tahanan 14 taruna Akpol dari kejaksaan," kata  Kalapas Kedungpane, Taufiqurrahman, kepada Tribun Jateng. 

Disampaikan, dalam beberapa waktu belakangan ini ‎ia memang sibuk, lantaran turut terlibat mengurusi proses pendaftaran dan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jateng.

Namun, ditandaskan, setiap ada narapidana atau titipan tahanan yang masuk, ia seharusnya selalu mendapat laporan secara rinci.m

"Sampai saat ini saya tidak menerima laporan itu," tegasnya.

Menurut dia, tak semua tahanan kejaksaan wajib ‎dititipkan di Lapas. Dikatakan, tak ada ketentuan yang mengatur kewajiban itu.

Halaman
1234
Penulis: yayan isro roziki
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help