TribunJateng/

Satpol PP Tegas Menindak Pelanggar Perda, Begini Sikap Ketua DPRD Kabupaten Semarang

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto, mengapresiasi upaya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindak pelanggar Perda.

Satpol PP Tegas Menindak Pelanggar Perda, Begini Sikap Ketua DPRD Kabupaten Semarang
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Bambang Kusriyanto mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Semarang di gedung Dharma Bhakti Praja, Ungaran, Senin (20/2/2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto, mengapresiasi upaya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindak pelanggar peraturan daerah (Perda). Terutama, menutup tempat usaha yang tak memiliki izin.

"Tindakan Satpol PP menutup sejumlah tempat usaha yang tidak memiliki izin usaha tanpa pandang bulu, sangat bagus," kata Ketua DPRD yang akrab disapa Krebo, Selasa (12/9/2017).

(Baca: Tak Hanya Minimarket dan Tower BTS, Satpol PP Kabupaten Semarang juga Tutup Rumah Makan)

Bambang menambahkan, merebaknya sejumlah tempat usaha yang tidak memiliki izin maupun menyalahi Perda, berdampak kepada pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Semarang.

"Tidak hanya minimarket, tower BTS (Base Transciever Station) hingga rumah makan. Saya mendapat info, ada perumahan yang tidak memiliki IMB (izin mendirikan bangunan)," sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam waktu tiga bulan ini, Satpol PP telah menutup minimarket atau toko modern yang tidak berizin atau menyalahi Perda.

Selain itu, Satpol PP mendata ada sekitar 50 tower BTS operator telepon seluler yang izin gangguan atau HO-nya tidak diperpanjang bahkan ada yang tidak memiliki.

Terbaru, Satpol PP Kabupaten Semarang menutup rumah makan di Kecamatan Jambu. (*)

Penulis: suharno
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help