TribunJateng/

KECELAKAAN LALULINTAS

BERITA LENGKAP Tabrakan Karambol Libatkan 16 Kendaraan di Pantura Semarang

BERITA LENGKAP Tabrakan Karambol Libatkan 16 Kendaraan di Pantura Semarang. Selain truk tronton, tabrakan karambol melibatkan dua mobil, yakni Toyota

BERITA LENGKAP Tabrakan Karambol Libatkan 16 Kendaraan di Pantura Semarang
TRIBUN JATENG
Beberapa sepeda motor ringsek terjepit truk dan mobil dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Walisongo, Semarang, Selasa (12/9/2017) petang. Tabrakan karambol ini melibatkan 16 kendaraan bermotor. Korban meninggal dunia satu orang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sundari terduduk lemas di pembatas bahu Jalan Raya Walisongo, Semarang, Selasa (12/9) malam. Matanya sembab memandangi tubuh sang adik, Kartinah (24), yang tergeletak tak bernyawa.

Tubuh Kartinah ditutupi kertas koran dan plastik bekas, tergeletak di lajur kiri jalan. Kondisinya mengerikan. "Tak ada firasat. Tahu-tahu begini," ucap Sundari lirih.

Kartinah meninggal dalam tabrakan karambol di Jalan Raya Walisongo, Selasa pukul 17.45 petang.

Kecelakaan yang melibatkan 16 kendaraan itu dipicu oleh truk tronton berpelat nomor E 9221 D, yang bermuatan gerobak dorong seberat 24 ton.

Tergeletak di kolong truk
Tergeletak di kolong truk (TRIBUN JATENG/FAISAL M AFFAN)

=========================================
Tabrakan karambol mengerikan terjadi di Jalan Raya Walisongo, Kota Semarang, Selasa (12/9) petang
Tabrakan itu melibatkan 16 kendaraan, terdiri atas satu truk tronton, dua mobil, dan 13 sepeda motor
Seorang pengendara sepeda motor tewas dalam kejadian itu dan sejumlah orang lainnya luka-luka
=========================================

Selain truk tronton, tabrakan karambol melibatkan dua mobil, yakni Toyota Innova H 9283 KP dan Toyota Avanza H 9122 FH, serta 13 sepeda motor.

Kartinah menjadi satu-satunya korban tewas dalam kecelakaan tersebut. Beberapa pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, dan saat ini menjalani perawatan di RS Tugurejo.

Sundari menyebut, Kartinah anak bungsu dari lima bersaudara. Kartinah berasal dari Pucang Srebeg, Ceper, Klaten. "Dia bekerja di John Glove. kawasan Ngaliyan," imbuh Sundari sembari sesenggukan.

Di sekitar Sundari, tampak sejumlah rekan kerja Kartinah yang menangis. Salah satunya seorang pria yang memboncengkan Kartinah. "Kami pulang kerja. Dia membonceng saya. Saat itu lalu lintas padat," ujar pria yang enggan menyebut namanya itu.

Macet

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help