TribunJateng/

Curi Genset untuk Biaya Nikah, Warga Semarang Ini Jalani Ijab Kabul di Ruang Tahanan

Ahmad dan Dedy beraksi pada dini hari akhir Agustus lalu di sebuah kios di Pasar Peterongan.

Curi Genset untuk Biaya Nikah, Warga Semarang Ini Jalani Ijab Kabul di Ruang Tahanan
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P
Pencuri genset yang beraksi di Pasar Peterongan dihadirkan di Mapolsek Semarang Selatan beserta barang bukti, Rabu (13/7/2017). 

Adapun Dedy menyatakan aksi itu dia lakukan karena butuh uang menjelang pernikahan yang dijadwalkan berlangsung Kamis (14/9/2017) besok.

"Genset itu kami gadaikan ke teman saya bernama Pramono Rp 500 ribu," tutur Dedy sambil tertunduk.

Meski tertangkap polisi, akad nikah itu akan tetap berlangsung.

Cuma lokasinya pindah ke ruang tahanan Mapolsek Semarang Selatan.

Apa mahar yang akan diberikan kepada mempelai perempuan?

"Kalau urusan itu biar keluarga yang mengurusi karena saya di sini," tuturnya.

Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Deddy Mulyadi, menjelaskan penangkapan itu berawal dari laporan seorang pedagang Pasar Peterongan bernama Sri Wahyuni.

Dia kehilangan genset merek Harry yang disimpan di dalam kios.

"Kemudian saya tindak lanjuti dan perintahkan Kanit Reserse melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dari pengembangan kasus ini, kami menangkap pelaku dan penadahnya," terang Kompol Deddy.

Para tersangka itu ditangkap di rumah masing-masing.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help