TribunJateng/

Dua Desa di Kudus Dipasok Air Bersih, Dari Desa Lain Belum Ada Permintaan

Tahun ini, BPBD Kudus menyiapkan 600 tangki berkapasitas 5 ribu liter untuk menanggulangi bencana kekeringan.

Dua Desa di Kudus Dipasok Air Bersih, Dari Desa Lain Belum Ada Permintaan
BPBD KUDUS
Petugas BPBD Kabupaten Kudus memasok air bersih bagi warga Desa Kalirejo, Undaan, Selasa (12/9/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Setidaknya sudah ada dua desa di Kudus, Jawa Tengah, yang dipasok air bersih lantaran bencana kekeringan.

Keduanya adalah Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, dan Desa Menawan, Kecamatan Gebog.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Atok Darmobroto, mengatakan lembaganya belum menerima permintaan dari desa lain mengenai pasokan air bersih.

Desa Menawan sudah tiga kali dipasok air bersih.

Adapun Kalirejo sudah lima kali.

“Total yang sudah kami kirim ke Kalirejo sebanyak 21 ribu liter. Untuk Desa Menawan sudah 20 ribu liter,” kata Atok, Rabu (13/9/2017).

Tahun ini, BPBD Kudus menyiapkan 600 tangki berkapasitas 5 ribu liter untuk menanggulangi bencana kekeringan.

Berarti ada 3 juta liter air yang siap dibagikan kepada wilayah yang membutuhkan.

Stok itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya.

Pada 2016, BPBD menyiapkan 500 tangki ternyata kebutuhan air bersih mencapai sekitar 1.000 tangki.

“Kami beruntung karena ada pihak ketiga, swasta yang ikut andil dalam membantu memasok air bersih,” tandasnya.

Perkiraan kekeringan di Kudus tahun ini tidak separah tahun lalu.

Prediksi lama waktu musim kemarau di Kabupaten Kudus sepanjang 21 dasarian atau 210 hari sejak akhir Juli lalu.

Namun, masih terjadi hujan dengan intensitas ringan pada awal musim kemarau. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help